Frengky Ndiken Lantunkan “Mwa Menssun Menwa” Membuat Hati Terharu

Nokeners Anim Ha, Frengky Ndiken melantunkan lagu Mwa Menssun Menwa, ketika Menoken Pertukaran Oktober 2024 di Kampung Pupehabu, Distrik Kemtuk Gresi, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, 4 Oktober 2024. (Foto: Makawaru da Cunha/Papuainside.id)

Oleh: Makawaru da Cunha  I

PAPUAinside.id, JAYAPURA—Nokeners Anim Ha Frengky Ndiken melantunkan lagu “Mwa Menssun Menwa”.

Mwa Menssun Menwa atau Rumah Tak Ada Asap adalah sebuah lagu dari Suku Kanum di Kampung Yanggandur, Distrik Sota, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan atau dekat wilayah perbatasan RI-Papua New Guinea (PNG).

Frengky Ndiken adalah musisi, seniman dan  pembuat ukiran tifa dan topi bulu kasuari.

Frengky Ndiken melantunkan lagu Mwa Menssun Menwa, ketika Menoken Pertukaran Oktober 2024 di Kampung Pupehabu, Distrik Kemtuk Gresi, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, 4 Oktober 2024.

Menoken Pertukaran Oktober 2024 berlangsung di beberapa Kampung di Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, 1-7 Oktober 2024.

Dilanjutkan di beberapa kampung di Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya, 9-11 Oktober 2024.

Menoken Pertukaran Oktober 2024 dihadiri nokeners dari wilayah adat Mamta, Anim Ha dan Domberai serta Mitra BUMMA.

Mwa Menssun Menwa, sungguh menyentuh hati, merupakan lantunan lirik yang mengisahkan tentang seorang anak yang pergi merantau untuk sekolah dan kerja, tapi begitu pulang ke kampung asap sudah tidak muncul dari atap dapur, ayah dan ibunya entah kemana.

Liriknya yang indah dan melodi yang membuat hati trenyuh, terharu dan sedih lantaran kehilangan yang mendalam dan keinginan untuk bertemu kembali dengan sosok yang dicintai.

“Mwa Menssun Menwa adalah ungkapan kerinduan yang universal, menyentuh setiap jiwa yang pernah merasakan kehilangan,” ujar Frengky.

Frengky mengatakan lagu Mwa Menssun Menwa telah direkam September 2024 lalu, dengan Produser Marthen Ayub Luturmasse, Direktur Perkumpulan Papua Paradise Center (P3C) Merauke.

Frengky menuturkan, pihaknya rencana membuat video dan posting di YouTube, agar bisa dinikmati semua orang.

Sementara itu, Nokeners Mamta Piter Roki Aloisius mengungkapkan Frengky Ndiken adalah anak muda kreatif, yang telah menghasilkan karya-karya lagu daerah Kanum yang bagus dan enak didengar.

Roki berharap kedepan, Frengky  terus termotivasi dan komitmen untuk terus berkarya.

“Banyak anak-anak muda di kampung Yanggandur, Sota dan lain-lain bisa mengikuti jejak Frengky,” ucap Roki.

Senada dengan Roki, Nokeners Domberai, Korina Lapon menyampaikan apresiasi khusus atas lagu yang diciptakan dan dinyanyikan Frengky Ndiken.

Pasalnya, menurut Korina, bahasa daerah itu hal yang paling melekat dengan identitas seorang.

“Itu sangat luar bisa jadi motivasi buat kami untuk bagaimana menciptakan karya dari leluhur sendiri,” kata Korina.    

Korina menyampaikan pesan buat Frengky Ndiken tetap berkarya dan dan semoga terus meningkat, untuk membawa perubahan kepada masyarakat kita sendiri.

Berikut ini lirik lagu Mwa Menssun Menwa.

Mwa menssun menwa na yo

Moseyau ngkempa eee

Norbernor iraumpu nconkee

Nconn kako benibinti oo

Nerwa bensabraingko

Hall mpyamoh bensobringko

H’mmoll mpyamoh bensobringko

Penampanngketo umitorr

Oo halle h’mmolleee. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *