Festival Cenderawasih 2024 Catat Omset Rp 646 Juta

Pejabat Fungsional Analis Kebijakan Ahli Madya Bidang Pemerintahan dan Otsus Pemerintah Provinsi Papua, Gerzon Jitmau, didampingi Kepala Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia Provinsi Papua, Faturachman, usai menyerahkan hadiah kepada pemenang lomba, ketika penutupan Festival Cenderawasih 2024 di Eks Terminal Entrop, Kota Jayapura, Papua, Minggu (19/5/2024). (Foto: ISTIMEWA)

Oleh: Makawaru da Cunha  I

PAPUAinside.id, JAYAPURA—Penyelenggaraan Festival Cenderawasih 2024 mencatat total omset transaksi hingga 19 Mei 2024 sebesar Rp 646 juta.

Hal ini disampaikan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua, Faturachman, ketika penutupan Festival Cenderawasih 2024 di Eks Terminal Entrop, Kota Jayapura, Papua, Minggu (19/5/2024).

Penyelenggaraaan Festival Cenderawasih 2024 ini merupakan kolaborasi Bank Indonesia Papua dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua.

Festival Cenderawasih 2024 berlangsung di Ex-Terminal Entrop, Kota Jayapura 17-19 Mei 2024.

Festival Cenderawasih 2024 dibuka Pj. Gubernur Papua, Muhammad Ridwan Rumasukun, 17 Mei 2024.

Sedangkan penutupan Pejabat Fungsional Analis Kebijakan Ahli Madya Bidang Pemerintahan dan Otsus Pemerintah Provinsi Papua, Gerzon Jitmau, yang Pj. Gubernur Papua, Muhammad Ridwan Rumasukun.

Faturachman menjelaskan, Festival Cenderawasih yang pertama kalinya diselenggarakan pada tahun 2024 ini, mengusung tema “Melalui Warisan Budaya untuk Papua yang Mendunia”.

Kegiatan ini bertujuan, tutur Faturachman, untuk mendorong sumber pertumbuhan ekonomi baru yang berkelanjutan di Papua dengan adopsi digitalisasi melalui sektor perdagangan, pariwisata, dan pendidikan sehingga mengubah persepsi ekonomi Papua dari ekonomi ekstraktif menjadi perekonomian yang kuat, berimbang, berkelanjutan dan inklusif.

Seluruh rangkaian kegiatan telah terlaksana dengan baik, mulai dari penyelenggaraan business matching bersama 40 pelaku UMKM dan Industri Kreatif Syariah Indonesia (IKRA) unggulan Papua, beragam talkshow yang dilakukan dengan mengundang berbagai narasumber yang ahli di bidangnya, penampilan budaya, serta showcasing pariwisata sebagai upaya strategis mendorong pertumbuhan pariwisata di Papua.

Capaian pelaksanaan Festival Cenderawasih melalui berbagai insiatif baru yang diusung di Festival Cenderawasih ini, tercatat jumlah pengunjung yang hadir dalam 3 hari terakhir adalah sebanyak 6360 orang.

Peserta antusias mengikuti sosialisasi Cinta Bangga Paham Rupiah, ketika penutupan Festival Cenderawasih 2024 di Eks Terminal Entrop, Kota Jayapura, Papua, Minggu (19/5/2024). (Foto: ISTIMEWA)

Berdasarkan capaian ini, ucapnya, pihknya melihat kualitas dan performa UMKM unggulan di Papua siap untuk bersaing di kancah nasional maupun internasional. Sebagai Informasi, beberapa UMKM kriya serta makanan dan minuman telah berhasil lolos untuk mengikuti Karya Kreatif Indonesia di Jakarta.

Faturachman menyampaikan melalui penerapan zona QRIS pada seluruh penjualan UMKM di Festival Cenderawasih, capaian frekuensi transaksi menggunakan QRIS terealisasi sebanyak 3260 transaksi dengan nominal sebesar Rp 586.337.000 atau 90,73% dari total capaian transaksi.

Dikatakan hal ini merupakan bukti kesuksesan penyelenggaraan kegiatan melalui sinergi dan kolaborasi Bank Indonesia, Pemprov Papua, UMKM, perbankan, serta seluruh instansi dan stakeholders terkait.

“Kami ingin menginformasikan bahwa, sinergi peningkatan digitalisasi pembayaran di Papua telah berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Hal ini diwujudkan melalui berbagai upaya seperti sosialisasi, pendampingan dan kolaborasi. Sampai dengan Maret 2024, volume transaksi QRIS di Papua telah mencapai 2.470.392 transaksi terbesar ketiga se-Indonesia dan nominal transaksi sebesar Rp 181 miliar.

“Realisasi yang besar ini membuktikan bahwa literasi digital pembayaran di masyarakat Papua cukup tinggi,” ucapnya.

Pada kesempatan yang sama, pihaknya telah melakukan sosialisasi Cinta Bangga Paham Rupiah kepada 2.000 peserta, yang terdiri dari guru, pelajar dan masyarakat umum.

Selain itu, ujarnya, pihaknya juga menyediakan layanan kas keliling dan penukaran uang logam dengan total realisasi penukaran sebesar Rp 101.500.000 untuk uang kertas dan Rp 25.000.000 untuk uang logam.

Pj. Gubernur Papua, Muhammad Ridwan Rumasukun, dalam sambutan yang dibacakan Gerzon Jitmau mengatakan, Festival Cenderawasih 2024 adalah upaya mendorong sumber pertumbuhan ekonomi baru yang berkelanjutan di Papua dengan keberagaman potensi budaya, pariwisata hingga ekomomi kreatif.

Saat ini, terang Rumasukun, perlu mengadopsi teknologi dan digitalisasi pada semua aspek untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

“Dengan platform digital produk – produk unggulan Papua dapat lebih mudah di promosikan dan dijual sehingga kesejahteraan masyarakat lokal dapat ditingkatkan,” ujar Rumasukun. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *