Evakuasi Hari Ketiga, SAR Gabungan Kirim Tambahan Personel Cari Korban SAM Air

Tim SAR Gabungan tengan bersiap mencari para korban SAM Air di Lanud Silas Papare, Jayapura. (Foto: Faisal Narwawan/Papuainside.id)

Oleh: Faisal Narwawan  I

PAPUAinside.id, JAYAPURA–Upaya evakuasi kru dan penumpang pesawat SAM Air, yang jatuh di Distrik Welarek, Kabupaten Yalimo memasuki hari ketiga.

Pasukan TNI bersama Basarnas kembali diturunkan, untuk mengevakuasi para korban. Total terdapat 12 personel SAR Gabungan, yang kini berada tak jauh dari titik jatuhnya pesawat SAM Air.

Komandan Lanud Silas Papare, Marsma TNI M Dadan Gunawan mengungkapkan, enam personel tambahan terdiri dari tiga anggota Komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat) TNI AU dan tiga personel SAR Jayapura.

Mereka berhasil diturunkan dan tengah bergabung bersama enam personel yang lebih dulu berada di lokasi.


Komandan Lanud Silas Papare, Marsma TNI M Dadan Gunawan. (Foto: Faisal Narwawan/Papuainside.id)

Menurut Dadan, evakuasi terus berjalan meski terkendala medan yang sangat ekstrem. Selain cuaca yang cepat berubah – ubah, tim SAR juga terkendala pepohonan lebat.

“Tim SAR sudah melakukan penambahan personel, tadi diberangkatkan pukul 10.08 WIT, mereka membawa gergaji mesin untuk membuka jalan ke titik jatuhnya pesawat,” ungkap Dadan kepada wartawan di Lanud Silas Papare, Sentani, Kabupaten Jayapura, Senin (26/6/2023) petang.

Untuk mencapai titik jatuhnya pesawat, ujarnya, anggota TNI menandai lokasi jatuhnya pesawat dari udara dengan melempar granat asap.

“Ya, karena asap dari bangkai pesawat sudah hilang, sehingga perlu lakukan cara itu,” katanya.

Selain itu, jika memungkinkan, akan ada tambahan personel Batalyon Infanteri 756/WMS  untuk melakukan evakuasi para korban.

Pesawat SAM Air PK-SMW dengan rute Lapangan Terbang  Elelim menuju  Lapangan Terbang Poik, dilaporkan jatuh di Kampung Wara, Distrik Welarek Kabupaten Yalimo, Papua Pegunungan, Jumat (23/6/2023).

Pesawat membawa dua awak dan empat penumpang. Pesawat Caravan milik PT Semuwa Aviasi Mandiri/PK-SMW, dengan Captain Pilot Hari Permadi dan Co Pilot Levi Murib  dan empat penumpang yakni, Bartolomeus (34), Ebeth Halerohon (29), Dormina Halerohon (17) dan Kilimputni (20). **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *