Diakhir Pengabdian, Dua Anggota Satgas Pamrahwan Gugur di Yahukimo

Kapenrem 172/PWY Mayor Inf Dharmawan. (foto: Nethy DS)

PAPUAInside,com, JAYAPURA— Dua anggota TNI dari Satgas Pamrahwan Yonif PR 432/Waspada Setia Jaya gugur diakhir masa pengabdiannya di Yahukimo, Papua, Selasa (18/05/2021).

Kedua prajurit yang gugur tersebut Praka Alif Angkatasan dan Prada Ardi Yudi, saat melaksanakan tugas pengamanan pengerjaan proyek pelebaran Bandara Nop Goliat Dekai, Yahukimo.

‘’Prada Ardi Yudi meninggal dunia di tempat sedangkan Praka Alif sempat dilarikan ke Rumah Sakit namun nyawanya juga tidak tertolong,’’ terang Kapenrem 172/PWY Mayor Inf Dharmawan di Jayapura, Selasa (18/05/2021).

Praka Alif dan Prada Ardi Yudi sudah delapan bulan betugas di Yahukimo dan akan menyelesaikan tugasnya bulan depan Juni 2021. ‘’Keduanya adalah anggota Satgas Yonif PR 432/WSJ yang sudah delapan bulan bertugas dan akan melakukan pergantian bulan depan dengan Satgas 751 untuk Satgas Pamrahwan,’’ terangnya.

Keduanya sedang berada di lokasi pengamanan, tiba-tiba sekitar 20 orang yang adalah kelompok teroris Papua membawa senjata tajam, panah, kampak, parang dan senjata tradisonal lainnya menyerang secara tiba-tiba kepada kedua prajurit tersebut.

”Kelompok Teroris Papua tersebut tiba-tiba menyerang kedua prajurit TNI yang sedang bertugas melakukan pengamanan, kita belum tahu motif dan alasannya tiba-tiba menyerang,” terangnya

Selain menyerang dua prajurit hingga meninggal dunia, kelompok teroris juga merampas dua pucuk senjata SS2 yang dibawa kedua anggota tersebut. ‘’Dua pucuk senjata yang dibawa anggota dirampas kelompok teroris dan dibawa lari,’’ jelasnya.

Jenazah kedua prajurit tersebut menurut rencana akan diterbangkan ke kampung halaman masing-masing. ‘’Praka Alif diterbangkan ke Ambon dan Prada Ardi diterbangkan ke NTT,’’ jelasnya.

Jenazah keduanya akan diterbangkan dari Bandara Nop Goliat Dekai Yahukimo ke Bandara Sentani, Rabu (19/05/2021) dan selanjutnya di terbangkan ke Ambon dan NTT. **