Deklarasi Komunitas Pemuda Bukit Yotoro, Mari Lestarikan Alam

Deklarasi Komunitas Pemuda Yotoro di Aula Kantor Pemerintahan Kampung Kwadeware, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, 23 Maret 2024. (Foto: Dok/KPBY)

Oleh: Makawaru da Cunha  I

PAPUAinside.id, SENTANI—Deklarasi Komunitas Pemuda Bukit Yotoro (KPBY) berlangsung di Aula Kantor Pemerintahan Kampung Kwadeware, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, 23 Maret 2024.

Turut hadir Kepala Kampung Kwadeware Markus Tungkoye, Sekretaris Kampung Kwadeware Berto Tungkoye, Koordinator Samdhana Institut Papua, Piter Aloysius Roki dan tokoh masyarakat setempat.

Aktifitas KPBY beberapa tahun ini mendapat pendampingan dari Pemerintahah Kampung Kwadeware dan Samdhana Institut Papua.  

Kepala Kampung Kwadeware Markus Tungkoye, yang dihubungi pada  Rabu (17/4/2024) menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya, khususnya kepada Samdhana Institut Papua, yang selama ini telah menjalin kerjasama dan mendampingi KPBY.

Markus berharap kerjasama dan pembinaan terus menerus berlangsung, agar KPBY fokus kepada kegiatan-kegiatan yang positif.

“Jika KPBY sibuk bekerja, maka mereka tak terjebak dalam kegiatan-kegiatan negative, yang dapat mengganggu masa depan, seperti pergaulan bebas, miras, narkoba dan lain lain,” ujar Markus.

Koordinator Samdhana Institut Papua, Piter Aloysius Roki mengatakan KPBY sejatinya telah berdiri sejak lama, namun secara organisasi KPBY belum ada pengakuan dan legalitas dari Pemerintahan Kampung Kwadeware

“Jadi dengan adanya Kepala Kampung yang baru, maka KPBY telah daikui dan mendapat dukungan dan sambutan yang baik dari kepala kampung, sekaligus memberikan ruang dan waktu, untuk deklarasi KPBY,” jelas Aloisius.  

Anggota KPBY Darius Michael Marweri mengatakan, di Kampung Kwadeware terdapat masyarakat adat, gereja, paguyuban dan lain-lain, yang masing-masing memiliki peran dalam membangun kampung.  

Karena itu, ucap Darius, KPBY adalah salah-satu tiang penyangga untuk merangkul dan terus menerus bekerja untuk kebaikan semua.  

Sebelumnya, KPBY telah melakukan pelbagai kegiatan yang positif, yakni Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).

Darius mengharapkan kedepan agar KPBY terlibat lebih aktif  dalam mengawal program-program, yang telah dibuat untuk gotong royong  mengelola, menjaga, melindungi dan melestarikan alam dan lingkungan hidup, termasuk pengembangan pariwisata di Bukit Yotoro dan Danau Sentani. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *