Oleh: Vina Rumbewas I
PAPUAinside.com, WAMENA—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya kembali menyerahkan bantuan keagamaan, untuk pembangunan gedung GKI Imanuel Air Garam di Distrik Asotipo, Kamis (26/1/2023).
Bantuan dana pembangunan senilai Rp 313 juta ini merupakan bantuan yang bersumber dari APBD Tahun 2022, yang baru sempat disalurkan.
Bantuan yang diserahkan langsung Bupati Jayawijaya Jhon R. Banua ini merupakan jawaban dari proposal yang disampaikan warga jemaat kepada pemkab Jayawijaya, untuk menopang penyelesaian pembangunan gedung gereja.
“Dengan bantuan ini diharapkan bisa digunakan panitia, untuk selesaikan pembangunan gereja, jangan lihat banyak atau sedikit, tapi ketulusan pemerintah,” ungkap Jhon Banua.
Ia juga mengatakan, bantuan yang sama juga diberikan ke beberapa gereja lain yang sementara melakukan pembangunan. Tidak hanya GKI, tapi hampir seluruh denominasi gereja yang ada di Jayawijaya.
Bupati juga menyampaikan terimakasih kepada pemuda yang selalu proaktif menyampaikan aspirasi kepada pemerintah.
“Kami menjadi pemimpin untuk semua masyarakat dan gereja, DPRD sekarang benar-benar bekerja, karena mereka selalu menyampaikan aspirasi masyarakat,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pembangunan Gereja GKI Imanuel Air Garam, Yustinus Kuwan menyampaikan terimakasih atas kepedulian pemkab Jayawijaya.
“Dalam jemaat kami di GKI Air Garam ini tidak ada yang PNS, jemaat membangun gereja secara swadaya, sehingga butuh waktu selesaikan pembangunan, dan kami berterimakasih dengan bantuan ini,” ungkapnya.
Selain mendapatkan topangan dana pembangunan, panitia juga mendapat bantuan bahan bangunan, berupa semen yang diserahkan oleh Ketua JRBB, Fentus Asso.
Setelah menyerahkan bantuan pada GKI Imanuel Air Garam, bupati bersama rombongan juga menyempatkan untuk menyerahkan dana bantuan keagamaan untuk membantu pembangunan gedung gereja GKIP Petra Saliba, Asotipo, dengan jumlah bantuan senilai Rp 150 juta. **














