Bupati Elvis Tabuni: Perbedaan Bukan Pemisah tetapi Kekuatan untuk Saling Melengkapi

Bupati Elvis Tabuni saat ibadah pergantian tahun 2025 ke 2026 oleh Pemkab Kabupaten Puncak, Papua Tengah.( foto: Diskominfo Puncak)

PAPUAINSIDE.ID, ILAGA— Bupati Kabupaten Puncak Elvis Tabuni mengajak seluruh elemen masyarakat di wilayah yang dipimpinnya sejak 9 bulan lalu itu untuk saling bergandengan tangan dalam membangun Kabupaten Puncak.

Ajakan tersebut disampaikan Bupati Elvis Tabuni saat ibadah kunci tahun 31 Desember 2025 dan menyambut tahun baru 1 Januari 2026, Rabu (31/12/2025) di Ilaga, Ibukota Kabupaten Puncak.

Suasana ibadah lepas sambut tahun 2025 dan menyambut tahun baru 1 Januari 2026 di Ilaga, Kabupaten Puncak, Rabu (31/01/2026). (foto: Diskominfo Puncak)

‘’Saya mengajak kita semua baik dari suku Dani, Damal, Nduga, Lem, Wani, Turu dan seluruh suku-suku di Indonesia yang berada, tinggal dan hidup di Kabupaten Puncak agar tetap kompak, tetap satu hati dan saling bergandengan tangan dalam membangun Kabupaten Puncak. Perbedaan jangan jadi pemisah, mari kita jadikan sebagai kekuatan untuk saling melengkapi demi kemajuan daerah kita,’’ ujar Bupati Elvis.

Ibadah kunci tahun dan menyambut tahun baru tersebut dihadiri Forkopimda, para pimpinan OPD, tokoh-tokoh agama; masyarakat, pemuda dan perempuan, kepala-kepala suku dan warga jemaat.

Dalam pemerintah yang baru berusia 9 bulan, Bupati Elvis mengatakan telah berupaya semaksimal mungkin melaksanakan setipa program dan kegiatan pemerintah sesuai visi misi yang telah disampaikan.

‘’Sebagai bentuk tanggungjawab kepada masyarakat, saya tidak hanya bekerja di kantor tetapi turun langsung ke distrik-distrik, kampung-kampung bahkan smapai ke daerah terpencil untuk melihat secara langsung kondisi masyarakat serta mendengar keluhan rakyat serta memastikan bahwa kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan sampai ke pelosok,’’ tandasnya.

Pada momen pergantian tahun ini, Bupati Elvis menyampaikan terima kasih dan permohonan maaf ke seluruh masyarakat Kabupaten Puncak apabila dalam perjalanan pelayanan dan kepemimpinan saya terdapat tindakan, tutur kata, sikap dan pebruatan yang kurang berkenan atau melukai perasaan. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *