PAPUAINSIDE.ID, ILAGA- Menyambut birokrasi digital, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Puncak, menyelenggarakan bimbingan teknis pengenalan dan penggunaan aplikasi ASN digital, dibuka Assisten III Bidang Administrasi dan Umum Setda Kabupaten Puncak Elkana Waropen di Laboratorium computer assistet tess (CAT) Ilaga, Selasa, 902/12/2025).
‘’Proses adaptasi teknologi tak hanya menyapa ranah pelayanan publik, namun juga masuk kepada tata kelola pemerintahan tak luput dari digitalisasi. Seperti dalam hal pengelolaan kepegawaian,’’ ujar Asisten III Elkana Rumaropen.
Kegiatan ini dihadiri ASN yang mewakili masing masing OPD termasuk perwakilan dari 25 distrik, dengan menghadirkan narasumber dari kantor Regional IX BKN Jayapura, Benny Richard Barahama, M. Si dan Ismael Bahtiar, yang memberikan materi pengenalan dan penggunaan aplikasi ASN digital.

Bimtek ini menjadi ruang belajar interaktif agar perwakilan para pegawai utusan dari masing-masing OPD serta 25 distrik, bisa mengetahui aplikasi ASN digital, sebuah platform yang dirancang untuk mempermudah Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam mengakses berbagai layanan kepegawaian, secara daring, misalnya riwayat jabatan, kenaikan pangkat, hingga sertifikasi kompetensi, kapan harus mengurus kenaikan gaji berkala, dan lainnya secara mandiri.
Assisten III Elkana Waropen, mewakili Bupati Elvis Tabuni menyampaikan terimah kasih kepada BKPSDM Kabupaten Puncak, yang menggelar kegiatan bimtek ini, sebab perlu diketahui oleh para ASN di Kabupaten Puncak, bahwa kondisi saat ini, berbeda dengan kondisi birokrasi tempo dulu dimana birokrasi pemerintahan dilakukan secara manual.
“Saya berharap dengan kegiatani ini, para staf bisa mengerti dan pulang bisa menerapkan di masing-masing OPD nya, karena bimtek ini membantu sekali dari sisi Manejemen ASN secara digital,” tambahnya.
“Bimtek ini membuktikan bahwa BKSDM Puncak juga tidak kalah dengan daerah lain, teman-teman di BKPSDM ini berusaha untuk mengikuti perkembangan saat ini, sehingga ASN di Puncak, terus dibantu dengan aplikasi yang ada,” tambahnya.
Sementara itu PLT Kepala BKPSDM puncak Yulius Hagabal, mengatakan dengan pemanfaatan aplikasi ini, membantu ASN mengelola data kepegawaian dengan lebih mudah, transparan, dan akurat serta aman, sehingga para peserta diharapkan bisa memahami sistem aplikasi ASN digital dengan baik, serta membantu mensosialisasi di masing-masing OPD termasuk 25 distrik.
“BKN dari pusat sampai daerah telah memiliki sistem layanan nasional secara digital, termasuk kami di BKPSDM Puncak, sehingga mau tidak mau kami juga harus berbagi informasi ini ke teman-teman di OPD lain, sehingga sistem pengelolaan kepegawaian di ke depan, semakin baik, lebih akurat dan aman,” terangnya.
“Silahkan dengan aplikasi ini, jika ada pegawai belum tahu dan paham, bisa bertanya kepada kami di BKPSDM Puncak, kami siap membantu, sebab dengan aplikasi ini sangat membantu pegawai tersebut,” tambahnya. ** (Diskominfo Puncak)














