Image  

Beri Penghargaan kepada Bochi dan Tipa, Ini Usulan BDC Persipuramania

Ketua BDC Persipuramania John Ungirwalu, didampingi Sekretaris Jansen Kareth, ketika menyampaikan keterangan pers. (Foto: Makawaru da Cunha/Papuainside.com).

Oleh: Makawaru da Cunha  I

PAPUAinside.com, JAYAPURA—Pemutusan kontrak kerja dua legenda Mutiara Hitam julukan Persipura Jayapura masih memunculkan pro kontra di masyarakat. Oleh karena itu,  Black Danger Communnity (BDC) Persipuramania, mengusulkan agar Manajemen Persipura memberikan penghargaan kepada Boaz Solossa (Bochi) dan Yustinus Pae (Tipa).

Demikian disampaikan Ketua BDC Persipuramania John Ungirwalu, didampingi Sekretaris Jansen Kareth, ketika menyampaikan keterangan pers  di Jayapura, Rabu (7/7/2021).

John Ungirwalu menyatakan pihaknya mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Bochi dan Tipa, yang sudah lama memberikan dedikasi untuk Persipura.

Ia juga mengusulkan kepada orang-orang  tua dan senior Persipura mediasi antara manajemen dan kedua pemain, agar masalah ini segera berlalu.

“Mari kita saling damai dan saling memaafkan, dan memulai kembali dengan pekerjaan-pekerjaan kedepan tengah menanti,” imbuhnya.

Dikatakan mediasi itu dalam hal menggelar acara pelepasan dan penghormatan kepada Boch dan Tipa, atas dedikasi mereka yang selama ini menjadi bagan dari Persipura.

“Walaupun Bochi dan Tipa tak lagi berada di Persipura. Tapi setidaknya jangan ada dendam satu sama lain antara manajemen dan kedua pemain, khususnya kedua pemain,” tuturnya.

Namun demikian, ujarnya, pihaknya mendukung apapun keputusan manajemen yang tela resmi melepas Bochi dan Tipa, karena betapapun manajemen lebih paham terkait keputusan tersebut.

Sementar itu, Jansen Kareth menuturkan, pro kontra pemutusan kontrak jangan menjadi bola liar, yang justru  membuat kegaduhan diantara warga Papua.

“Semua berjiwa besar menerima dan memahami keputusan manajemen Persipura terkait masalah ini,” terangnya.

Ia juga mengajak warga pencinta Persipura,  untuk mendukung Bochi dan Tipa melanjutkan karier mereka, untuk memilih klub mana yang akan mereka berlabuh. Karena, keduanya adalah aset yang sangat berharga bagi sepakbola di Tanah Papua maupun Indonesia. **