Bentrok di Pasar Jibama, Satu Warga Tewas Terkena Peluru

Aparat kepolisian saat melakukan olah TKP di sekitar Pasar Jibama Foto : Humas Polres Jayawijaya (foto: Humas Polres Jayawijay)

Oleh: Vina Rumbewas |

PAPUAInside.com, WAMENA – Bentrok warga pecah di Pasar Jibama kota Wamena, pada Jumat (04/06/21).

Bentrok yang terjadi sekitar pukul 15.30 sore itu mengakibatkan satu warga tewas akibat terkena peluru nyasar saat aparat melepaskan tembakan peringatan untuk menghentikan aksi pelemparan batu yang dilakukan oleh warga.

Hal ini dibenarkan Kompol Ridwan, Wakapolres Jayawijaya, kepada wartawan.

“Betul itu terjadi, seorang warga meninggal dunia yang terjadi di pasar akibat terkena peluru. Kami bisa katakan itu kena peluru karena saat dilakukan olah TKP ditemukan 3 selongsong peluru di TKP,” ungkap Kompol Ridwan.

Akibat kejadian tersebut, pihaknya saat ini tengah melakukan pendalaman untuk mengungkap oknum dibalik penembakan tersebut.

“Saat ini situasi di Pasar Jibama sudah terkendali, kami turunkan kekuatan penuh di TKP sehingga situasi kita bisa kendalikan,” katanya.

Untuk mengantisipasti dampak dari kejadian tersebut pihak kepolisian saat ini tengah mensiagakan anggota dan melakukan patroli-patroli di seputaran kota Wamena maupun sekitar lokasi kejadian.

Berdasarkan data yang dihimpun di lapangan, kejadian bermula ketika aparat hendak membubarkan judi dadu yang sering dimainkan disekitar lokasi pasar Jibama, namun saat di konformasi hal tersebut Kompol Ridwan mengatakan pihaknya tidak bisa menjelaskan hal tersebut namun yang pasti ditegaskannya kejadian dipicu dari kesalahpahaman dengan beberapa pemuda di sekitar pasar.

“Kami tidak bisa menjelaskan hal itu. Tapi jelasnya kejadian pemicunya berawal dari anak-anak aibon yang salah paham, tapi sudah diselesaikan,” jelasnya.

Sekedar diketahui, selama ini tidak ada aparat keamanan yang ditempatkan di sekitar pasar Jibama untuk melakukan pengamanan, saat dikonfirmasi terkait hal itu wakapolres mengatakan pihaknya merasa cukup hanya dengan melakukan patroli rutin didaerah itu baik yang dilakukan Polres maupun Polsek Wamena Kota.

“Anggota kita yang ada di pos pasar sudah kami tarik, karena dirasa cukup dilakukan patroli karena anggota kita ful, setiap malam ada 35 personil dan satu regu kita patroli di sana (jibama), saya rasa itu sudah cukup karena pasar dekat dengan polres sehingga mudah dijangkau,” pungkasnya.

Tambahnya, jika memang ada tindakan perjudian di sekitar pasar seperti yang diinformasikan maka tentu pihaknya akan mengambil tindakan tegas. **