Oleh: Ignas Doy
PAPUAinside.com, JAYAPURA—Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Pejuang Bravo Lima (PBL), Fachrul Razi, melantik Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PBL Provinsi Papua periode 2020-2025 di Swiss-belhotel Papua, Jayapura, Kamis (03/09/2020).
Pengurus DPD PBL Papua dinahkodai Benhur Tomi Mano dan Sekretaris Rocky Bebena.
Fachrul Razi mengatakan, Papua adalah sebuah wilayah yang penuh kedamaian, bergotong-royong, saling bantu dan sangat rukun.
“Kami semua bangga dengan Papua. Papua di manapun berada, baik di tanah Papua maupun di luar tanah Papua tetap tak akan berubah, penuh dengan kedamaian, bergotong-royong, saling bantu dan sangat rukun,” ujarnya.
“Kami yakin dan optimis Pak Benhur Tomi Mano didukung pengurusanya mampu memimpin DPD PBL Papua ini dengan baik,” lanjutnya.

Keberagaman jadi Satu Kesatuan
Sementara itu, Benhur Tomi Mano mengatakan, pelantikan pengurus DPD PBL Papua ini menjadi momentum yang tak terlupakan. Keberagaman menjadi satu kesatuan.
Generasi baru terbentang dari Aceh sampai Papua. Dari Sulawesi sampai Nusa Tenggara adalah generasi yang memikirkan nilai keindonesiaan, kedamaian untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Dikatakan kehadiran Pengurus DPP PBL memberi kesan bahwa nasionalisme akan terus terjaga.
“Betapa tidak, kondisi hari ini di tengah-tengah berkembangnya teknologi informasi dan komunikasi membuat kita lebih berpikir humanis dan ini mengembangkan nilai –nilai kebajikan dalam kemanusiaan saling menjaga hubungan yang harmonis, menciptakan keseimbangan antara sesama dan hidup rukun di tengah nilai-nilai kemanusiaan yang mulai terkikis,” ungkapnya.
Mencerminkan Pancasila
Menurut Wali Kota Jayapura yang akrab disapa BTM ini mengatakan, saat ini banyak terjadi konflik-konflik sosial yang sebenarnya bukan kemauan kita. Tergerusnya nilai nasionalisme adalah tugas kita untuk mengembalikannya sebuah nilai luhur yang menjadi fondasi keindonesian kita, khusus di tanah Papua yang kita cintai.
Meski demikian, BTM yakin inilah yang menjadi dasar pikiran pengurus DPP PBL didalam menegaskan kembali cita –cita bangsa Indonesia melalui organisasi PBL, sebagaimana yang disampaikan Ketua Umum DPP PBL yang dideklarasikan 1 Pebruari 2020 lalu, bahwa PBL akan terus bertekat ikut bersama-sama membantu pemerintah dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan, menyalurkan solidaritas terhadap nilai keberagaman di bumi Indonesia tercinta, khususnya di Papua ini.
“PBL adalah salah-satu bagian dari kita dalam menata kehidupan berbangsa, membangun kapasitas, melakukan edukasi dalam nilai-nilai kebhinekaan. Tugas kita cukup berat sebagai individu dan organisasi kemasyarakatan,” tukasnya.
Sebagai pribadi yang diamanatkan menjadi Ketua DPD PBL Papua, BTM menghimbau kepada segenap pengurus, untuk menjalankan nilai-nilai kebajikan yang mencerminkan Pancasila sebagai gerakan kader PBL terakulmulasi dalam cerminan ketuhanan yang maha esa, kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
“Kami yakin dan percaya bahwa kita semua mengharapkan sebuah keharmonisasi, tanpa membedakan menjunjung tinggi nilai kearifan lokal serta menjadi garda terdepan dalam mewujudkan persatuan bangsa,” tuturnya.
Dengan demikian, jelasnya, pengurus PBL Papua akan menjalankan amanat ini dengan sebaik-baiknya, dan dengan segenap jiwa dan raga membumikan persatuan dan kesatuan di seluruh pelosok Papua.
PBL Papua sebagai pilar masyarakat siap membantu pemerintah dalam kerja-kerja pengabdian menegaskan keindonesiaan pada setiap generasi muda bangsa yang ada di tanah Papua.
“Kita pupuk bersama- sama sehingga lahir generasi-generasi yang menghargai perjuangan para pendahulu bangsa, generasi yang menghidupkan sebuah tantanan baru persatuan dan kesatuan generasi yang kreatif dan inovatif untuk Indonesia yang maju dan mandiri,” ungkapnya.
Pada akhirnya sebuah harapan akan menjadi kenyataan, jika dibarengi dengan kerja yang ikhlas apalagi untuk tanah Papua dan NKRI. **














