Bawaslu Papua Pegunungan dan Perindo Konsolidasi Demokrasi

Bawaslu Papua Pegunungan dan DPW Partai Perindo Papua Pegunungan menandatangani Berita Acara Konsolidasi Demokrasi di Sekretariat DPW Perindo Papua Pegunungan, Wamena, Rabu (16/9/2026). (Foto: Papuainside.id/RF)

Oleh: RF  I

PAPUAINSIDE.ID, WAMENA—Bawaslu Provinsi Papua Pegunungan, mulai melakukan kunjungan ke  setiap partai politik di wilayah itu, salah satunya di Sekretariat DPW Partai Perindo Papua Pegunungan, Rabu (16/9/2026).

Kunjungan ini merupakan bagian dari Konsolidasi Demokrasi Bawaslu dan Partai Politik, sesuai instruksi Bawaslu RI menjelang pemilu 2029.

“Tujuan kita melaksanakan konsolidasi demokrasi ini untuk membangun komunikasi ke teman-teman pimpinan partai politik di tingkat provinsi. Kunjungan ini juga untuk melihat sejauh mana kesiapan teman-teman partai politik untuk menghadapi pemilu di tahun 2029 nanti, yang diawali dengan tahapan pendaftaran partai politik,” ungkap Ketua Bawaslu Provinsi Papua Pegunungan, Fredy Wamo, usai pertemuan.

Selain itu, bawaslu juga ingin mengulik kendala yang terjadi saat pelaksanaan pemilihan legislatif, pemilihan kepala daerah, dan pemilihan presiden di tahun 2024 lalu, untuk evaluasi.

Dalam konsolidasi demokrasi ini, kata Fredy, bawaslu bersinergi dan berkolaborasi, menerima saran dan masukan dari setiap partai politik. Setiap saran dan masukan dari partai politik yang dituangkan dalam rekomendasi bersama ini akan menjadi masukan kepada Bawaslu RI dalam penyusunan berbagai regulasi kepemiluan, khususnya di wilayah Provinsi Papua Pegunungan.

“Kita di sini ada satu permasalahan yaitu sistem noken, yang mana setiap kali pemilihan peraturan terkait sistem noken ini biasanya dikeluarkan terlambat. Sehingga kita berharap dengan kunjungan ini nantinya regulasi yang dibuat terkait sistem noken di Papua Pegunungan bisa mendapat satu rumusan yang baik dan terlaksana dengan baik,” tuturnya.

Ia juga berharap, regulasi tersebut nantinya dapat meminimalisir konflik horisontal antar pendukung partai politik, maupun pendukung para pasangan calon kepala daerah nantinya.


Bawaslu Papua Pegunungan dan DPW Partai Perindo Papua Pegunungan, berpose bersama usai menandatangani Berita Acara Konsolidasi Demokrasi di Sekretariat DPW Perindo Papua Pegunungan, Wamena, Rabu (16/9/2026). (Foto: Papuainside.id/RF)

Di kesempatan yang sama, Ketua DPW Partai Perindo Papua Pegunungan, yang diwakili Festus Asso menyampaikan bahwa dalam pertemuan tersebut banyak hal yang dibahas, salah satunya terkait kesiapan partai perindo Papua Pegunungan dalam menghadapi pemilu 2029 mendatang.

“Kami menyampaikan komitmen dan kesiapan kami, minimal tetap menjaga 21 kursi yang telah ada dan kami berupaya keras untuk bagaimana kita menangkan pemilu di 2029,” tegasnya.

Lanjutnya, dalam arahan ketua bawaslu juga disinggung terkait data kepengurusan serta pemenuhan kuota 30% perempuan dalam pencalegkan ataupun dalam kepengurusan.

“Puji Tuhan bagian ini telah kami upayakan agar sesuai ketentuan.  Tadi teman-teman bawaslu juga mengingatkan kami untuk terus mengupdate data Sipol,” kata Festus.

Anggota DPR Provinsi Papua Pegunungan itu menambahkan pertemuan ini DPW Partai Perindo Papua Pegunungan juga menyampaikan masukan dan koreksi terkait pelaksanaan pemilu dengan sistem noken yang selama ini telah berlangsung.

“Ini kita dorong agar betul-betul kita mencari formula yang tepat agar kedepannya tidak merugikan konsistensi dalam proses pemilihan di 2029. Selain itu agar pada saat penyusunan regulasi di Jakarta baik kami dari jalur partai bahkan teman-teman penyelenggara bisa sama-sama kita mengerucut pada satu pikiran yang sama untuk perbaiki kualitas pemilu di 2029,” tutupnya. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *