PAPUAInside.id, JAYAPURA— Pembayaran digital lewat QRIS (QRIS Quick Response Code Indonesian Standard) memudahkan pembeli dan penjual dalam bertransaksi, karena cepat, murah, mudah aman dan andal.
Hal tersebut terungkap dalam kegiatan capacity building oleh Bank Indonesia yang diikuti 25 jurnalis se Kota Jayapura, Selasa (28/02/2023) di Jayapura.
‘’Kita tidak perlu membayar dengan uang tunai sehingga mengurangi risiko penggunaan uang palsu, tidak membawa uang tunai, biaya murah dan praktis hanya melakukan scan dari handphone,’’ terang Deputi Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua Thomy Andryas.
Selain untuk bisnis QRIS juga bagus untuk mengumpulkan dana dari donatur. Misalkan ada panitia yang membangun rumah ibadah, pengumpulan dana bisa lewat QRIS, penyumbang tidak perlu membawa uang tunai cukup membayar lewat HP.
‘’Seperti yang dilakukan panitia pembangunan Jemaat GKI Harapan Jayapura mereka menerima sumbangan dari jemaat melalui QRIS, saya pikir apa yang dilakukan panitia bisa diadopsi oleh kepanitiaan lainnya, murah, mudah, praktis dan aman,’’ jelasnya.
Yang penting diperhatikan kata Thomy bahwa dana kita cukup tersedia di rekening atau dompet digital.
Thomy juga menjelaskan manfaat QRIS bagi pemerintah, pedagang dan pengguna.
Manfaat untuk pemerintah, mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif, terdatanya UMKM dan transaksinya untuk formula kebijakan, pembayaran retribusi dan pajak murah yang efisian, mendukung elektronifikasi Pemda, persiapan ke ekonomi keuangan digital dan smart city.
Manfaat bagi pedagang antara lain higienis tanpa kontak fisik, mengikuti tren, dana langsung masuk ke akun, terhindar dari uang palsu dan pencurian serta pengembalian uang, biaya murah, mendukung penjualan online dan membangun credit profile untuk kemudahan mendapatkan bayaran.
Manfaat bagi pengguna antara lain, cara pembayaran kekinian yang praktis, pengeluaran tercatat, aman karena penyelenggara pasti berijin dan diawasi BI, cepat dan nyaman, efisien bebas biaya transaksi pembayaran, media bayar non tunai ke pemerintah membantu pelaku UMKM dan akselerasi ekonomi keuangan digital.
BI kata Thomy akan terus mensosialisasikan QRIS kepada seluruh masyarakat dan mendorong untuk penggunaannya. **














