Oleh: Makawaru da Cunha I
PAPUAinside.id, ARSO—Bank Indonesia Papua menyerahkan bantuan Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) kepada tujuh kelompok usaha tani, nelayan dan koperasi di Kabupaten Keerom, Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura dan Kabupaten Merauke.
Bantuan PSBI ini diserahkan secara simbolik di sela-sela penanaman bawang merah bersama, untuk Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) yang dipusatkan di Keerom, Senin (24/7/2023).
Ketujuh kelompok usaha tani, nelayan dan koperasi yang menerima bantuan PSBI sebagai berikut.
Kelompok Tani Adil Makmur Koya Barat, Kota Jayapura 1 (satu) unit Cultivator, Kelompok Tani Maju Makmur Kabupaten Merauke Alshintan (1 unit Traktor Kubota L-4018 DT), Kelompok Tani Sumber Rejeki Merauke Alshintan (1 unit mesin Traktor Quick Kronos Rotary + Mesin Diesel Kubota RD110 DI + Roda Besi + Ridger), Kelompok Tani Bina Padi Merauke Alshintan (1 unit mesin Traktor Quick Zena Rotary + Mesin Diesel Kubota RD110 DI-2T) seharga Rp 50 juta, Kelompok Tani Arpat Jaya Kabupaten Keerom Alshintan (5 unit Traktor Quick Cakar Baja), Koperasi Papua Agro Lestari Keerom alshintan (1 unit hand traktor Quick Kronos) dan Saprotan, Kelompok Nelayan Teluk Kamsay, Demta, Kabupaten Jayapura 2 (dua) unit Rumpon Ikan.

Perwakilan kelompok usaha tani, nelayan dan koperasi dan General Manager Saga Grup Haris Manuputty, menunjuk berita acara perjanjian kerjasama. (Foto: Makawaru da Cunha/Papuainside.id)
Sebelumnya, Kelompok Tani Arpat Jaya Keerom dan Saga Grup melakukan penandatangan perjanjian kerjasama pemasaran bawang merah. Kelompok Tani Arpat Jaya Keerom sebagai pemasok, sedangkan Saga Grup sebagai penerima.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Papua Juli Budi Winantya menerangkan Kelompok Tani Arpat Jaya Keerom menjadi model bisnis bawang merah.
“Kita coba berikan bantuan alat sensor cuaca, agar mereka bisa melakukan digital farming,” jelas Juli.
Juli mengharapkan bantuan PSBI ini bisa meningkatkan produksi bahan pangan, terutama yang menjadi penyumbang inflasi. **














