Oleh: Vina Rumbewas |
PAPUAInside.com, WAMENA – Sejak bulan Maret lalu, pemerintah baik pusat maupun daerah sepakat meniadakan aktifitas belajar mengajar di sekolah, sebagai gantinya belajar dilakukan secara Daring (Dalam Jaringan).
Namun dalam pelaksanaannya muncul berbagai keluhan di masyarakat, seperti tidak adanya fasilitas pendukung baik gawai atau laptop maupun komponen terpenting yakni jaringan data yang tidak sepenuhnya bisa dijangkau oleh orang tua murid.
Untuk itu, Bintara Pembina Desa Koramil 01 Wamena mengambil peran membantu proses belajar mengajar di wilayah binaan terutama kepada para siswa siswi yang tidak memiliki alat komunikasi yang menjadi penunjang dalam proses belajar mengajar.
Seperti yang dilakukan Babinsa Koramil 01 Wamena, Kopda Anton P, yang ikut membantu proses belajar mengajar siswa siswi Sekolah Dasar (SD) Inpres Wouma di wilayah binaannya dengan metode belajar secara Daring.
Belajar kelompok ini diikuti oleh kurang lebih 10 orang peserta dan berlangsung dipekarangan rumah warga.
“Kegiatan ini dilakukan agar anak anak tersebut bisa belajar walaupun dari rumah sehingga mereka tidak ketinggalan pelajaran,” kata Kopda Anthon P, Selasa (22/09/2020).
Sementara itu, Komandan Kodim 1702/Jayawijaya melalui Danramil 01 Wamena Mayor Chb Yusuf Rinding mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Babinsa di wilayah teritorialnya.
“Seperti itulah sejatinya tugas Babinsa, selaku aparat kewilayahan harus jeli melihat kondisi yang ada serta bantu atasi kesulitan yang dialami masyarakat di wilayah binaannya,” ungkapnya.
Melalui Danramil 01 Wamena, Dandim juga berpesan kepada Babinsa jajaran Kodim 1702 Jayawijaya, agar melakukan kegiatan positif untuk membantu warganya terutama anak-anak yang membutuhkan pendampingan dalam proses belajar mengajar.
“Namun dalam pelaksanaannya tetap memperhatikan protokol kesehatan untuk memutus penularan Covid-19,” pungkasnya.**














