Oleh: Vina Rumbewas I
PAPUAinside, id, WAMENA–Asosiasi Bupati Pegunungan Tengah bersama Forkopimda, mengunjungi langsung kondisi para korban luka, pasca rusuh Sinakma di RSUD Wamena.
“Usai menyerahkan dana santunan, kami bersama forkopimda juga melakukan kunjungan ke RSUD Wamena, untuk melihat warga korban rusuh, yang kini masih dirawat, dan kami sudah menyelesaikan masalah ini dengan tuntas,” kata Ketua Asosiasi Bupati Pegunungan Tengah, Didimus Yahuli, Kamis (2/3/2023).
Selain melihat langsung kondisi para korban luka, para bupati yang tergabung dalam Asosiasi Bupati Pegunungan Tengah tersebut juga memberikan santunan kepada setiap korban, sebagai bentuk kepedulian terdapat para korban.

“Saya ajak masyarakat kita untuk hidup lebih damai, kalau ada isu-isu jangan mudah terpancing, karena akan menyusahkan kita sendiri,” tuturnya.
Pada kesempatan itu, Bupati Jayawijaya bersama Sekda Lanny Jaya serta para wartawan juga melakukan aksi donor darah untuk membantu para korban luka yang akan menjalani tindakan operasi.
“Kita lakukan donor darah karena ada korban luka tembak yang membutuhkan darah tapi dari pihak keluarga menolak sumbangan darah dari orang lain (selain keluarga), dan saya sebagai bupati Jayawijaya dan sekda Lanny Jaya langsung menyumbangkan darah, karena kebetulan darah yang dibutuhkan sama,” ungkap Bupati Jayawijaya, Jhon Richard Banua.
Katanya, ini merupakan aksi spontan untuk membantu pasien korban ricuh, yang akan menjalani tindakan operasi.
“Karena keluarga tidak inginkan sumbangan orang lain, sehingga kami sebagai pemerintah memberikan contoh,” terangnya. **














