Anak-anak di Kampung Balusu Pegunungan Bintang, Ceria Bersama Program Si Ipar

Personel Satgas Ops Rasaka Cartenz 2023 di Pegunungan Bintang sedang mengajar anak-anak membaca, menulis dan berhitung di Kampung Balusu, Distrik Oksibil. (foto: Humas Ops Rasaka Cartenz 2023)

PAPUAInside.id, JAYAPURA— Program Si Ipar (Polisi Pi Ajar) Satgas Ops Rasaka Cartenz 2023 di Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan membawa keceriaan bagi anak-anak yang diajar belajar menulis membaca dan berhitung.

Kasat Binmas Polres Pegunungan Bintang Iptu Jufri Rambu S.Sos, yang memimpin kegiatan tersebut mengatakan 12 anak yang diajar di Kampung Balusu Distrik Oksibil antusias mengikuti pelajaran dan semuanya tampak ceria.

“Kegiatan ini rutin kami lakukan dan diikuti sekitar 12 anak binaan. Pembelajaran dan materi yang kami berikan juga bertahap sesuai usia dan kemampuan dari anak-anak sendiri,” ucap Iptu Jufri.

Kasat Binmas Iptu Jufri Rambu S.Sos mengatakan bahwa kegiatan Si Ipar yang rutin dilakukan diharapkan agar anak-anak di Kampung Balusu lebih lancar dalam berhitung dan membaca.

Pembelajaran diselingi dengan pembagian snack agar anak-anak tidak bosan dan terus semangat. ‘’Untuk menghilangkan rasa jenuh dan mengembalikan semangat anak-anak dalam belajar, personel Binmas Noken memberikan snack berupa biscuit kepada anak-anak,’’ jelasnya.

Sementara itu, Kasatgas Humas Ops Rasaka Cartenz 2023 Kombes Pol Ignatius Beny Adi Prabowo S.H.,S.I.K., M.Kom mengatakan kegiatan Polisi Pi Ajar rutin dilakukan oleh Satgas Ops Rasaka Cartenz 2023 di wilayah Pegunungan Bintang yang bertujuan untuk mencerdaskan anak-anak di Papua.

Diketahui Program Si Ipar merupakan salah satu upaya dari Satgas Rasaka Polda Papua untuk membantu pemerintah daerah setempat dalam peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) khususnya di bidang pendidikan.

Salah satu dimensi untuk membentuk IPM adalah pengetahuan. Khusus untuk Pegunungan Bintang dengan IPM kategori rendah di bawah angka 60 berdasarkan data BPS pada akhir tahun 2022.

“Program Polisi Pi Ajar (Si Ipar) yang rutin dilakukan di kewilayahan adalah salah satu bentuk kepedulian polri di bidang Pendidikan, dengan maksut dan tujuan untuk mgejar ketertinggalan terutama bagi anak-anak yang putus sekolah dan tidak bersekolah,” tutup Kasatgas Humas. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *