Agats, Kota Papan dengan 5.200 Unit Motor Listrik

Fasilitas Heliogrid, tiang listrik pintar bertenaga surya karya pegawai PLN, terpasang di Kota Agats, Papua Selatan. Fasilitas ini menjadi stasiun pengisian kendaraan listrik sekaligus mendukung pemanfaatan Energi Baru Terbarukan (EBT) di wilayah terpencil. (Foto: PT PLN UIW PPB)

Oleh: Makawaru da Cunha  I

PAPUAINSIDE.ID, AGATS–Agats di Kabupaten Asmat, Papua Selatan, menjadi salah satu daerah dengan penggunaan motor listrik hampir 100 persen, didukung keandalan pasokan listrik dari PT PLN (Persero).

Dikenal sebagai “Kota di Atas Papan”, Agats berdiri di atas rawa dengan jalan berupa jembatan kayu. Kondisi ini membuat motor listrik menjadi pilihan paling efisien dan aman bagi mobilitas warga.

Motor Listrik Digunakan Sejak 2006

Penggunaan motor listrik di Agats telah dimulai sejak 2006 dan kini berkembang hingga sekitar 5.200 unit. Peralihan ini didorong kebutuhan menjaga ketahanan infrastruktur jalan sekaligus mengurangi polusi.

Asisten III Sekda Kabupaten Asmat, Riechard Mirino, mengatakan kendaraan berbahan bakar minyak berisiko merusak konstruksi jembatan karena bobotnya lebih berat.

“Kendaraan listrik sudah digunakan sejak 2006. Jika memakai motor berbahan bakar minyak, bebannya lebih berat dan bisa merusak jembatan. Selain itu, motor listrik memberi kenyamanan karena tanpa polusi udara,” ujar Riechard.

Selain ramah lingkungan, motor listrik juga lebih hemat biaya operasional. Seorang pedagang, Mohammad Alvin Nurrahmansyah (25), mengaku hanya mengeluarkan biaya sekitar Rp 40.000 hingga Rp 100.000 per bulan untuk pengisian daya.

“Saya pakai setiap hari untuk belanja ke pasar. Biayanya sangat hemat,” kata Alvin.

Hal serupa disampaikan nelayan, Roni Bokar (26), yang hanya mengeluarkan sekitar Rp40.000 per bulan untuk pengisian daya motor listriknya.

Dukungan Infrastruktur Listrik

Untuk mendukung kebutuhan tersebut, PLN menyediakan dua titik Stasiun Penyediaan Listrik Umum (SPLU) di lokasi strategis agar masyarakat mudah mengisi daya.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, Diksi Erfani Umar, mengatakan PLN juga menghadirkan inovasi Heliogrid, yakni tiang listrik bertenaga surya yang dapat digunakan untuk mengisi daya kendaraan listrik sekaligus menyimpan energi.

“Pemanfaatan energi surya ini menjadi bagian dari upaya mendorong penggunaan energi bersih di wilayah Papua,” ujar Diksi dalam keterangan tertulis, Selasa (17/3/2026).

Dengan dukungan listrik yang memadai, penggunaan motor listrik di Agats terus berkembang dan menjadi penopang utama mobilitas masyarakat setempat. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *