PLN Sukses Gelar Papua Spark 2026, Dorong Tren ‘Electrifying Lifestyle’ di Tanah Papua

Konvoi kendaraan listrik meramaikan Papua Spark 2026 di Jayapura. Kegiatan ini menjadi upaya PLN memperkenalkan kendaraan ramah lingkungan sekaligus mendorong penerapan gaya hidup berbasis listrik (Electrifying Lifestyle) di Tanah Papua. (Foto: PLN UIW Papua dan Papua Barat)

Oleh: Makawaru da Cunha  I

PAPUAINSIDE.ID, JAYAPURA–Antusiasme luar biasa ditunjukkan oleh ribuan warga Jayapura dan sekitarnya yang memadati halaman Kantor Gubernur Papua selama gelaran Papua Spark 2026 pada 23–24 Oktober 2026.

Ajang ini menjadi langkah strategis PLN dalam mendorong dan mengedukasi masyarakat terkait gaya hidup modern yang praktis dan ramah lingkungan atau Electrifying Lifestyle di Tanah Papua.

Sejak hari pertama, masyarakat dari berbagai kalangan tampak antusias merasakan langsung deretan teknologi kelistrikan terkini yang dihadirkan oleh PLN. Area pameran terus dipadati warga yang ingin mengamati Electric Vehicle (EV) Exhibition, mencoba sensasi berkendara ramah lingkungan lewat Test Drive dan EV Touring, serta mengenal kepraktisan pengisian daya baterai melalui Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

Tidak hanya itu, pengunjung juga mendapatkan edukasi komprehensif dengan mengeksplorasi Smart Living Room yang menyajikan simulasi hunian modern dengan memaksimalkan penggunaan peralatan rumah tangga berbasis listrik.

Melihat tingginya antusiasme warga, Asisten III Setda Provinsi Papua, Suzana Wanggai, yang mewakili Gubernur Papua, memberikan apresiasi atas langkah PLN. Ia menilai listrik memiliki peran sentral dalam mendongkrak kualitas hidup masyarakat, mulai dari mendukung fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga membuka peluang ekonomi baru di tengah berbagai tantangan kewilayahan.

“Kondisi geografis dan keterbatasan transportasi di Papua menjadi tantangan nyata yang membutuhkan kerja bersama. Kehadiran Papua Spark 2026 bukan sekadar pameran teknologi, melainkan ruang edukasi dan kolaborasi agar masyarakat mengenal masa depan energi bersih dan transportasi ramah lingkungan melalui ekosistem Electrifying Lifestyle,” ujar Suzana.

Untuk mewujudkan ekosistem yang berkelanjutan tersebut, ia mendorong agar momentum pameran ini dimanfaatkan untuk memberdayakan masyarakat lokal melalui sinergi lintas sektor.

“Kita ingin masyarakat Papua tidak hanya menjadi pengguna, tetapi mampu memahami, memanfaatkan, dan mengambil bagian dalam perkembangan teknologi ini. Tentu Papua tidak dapat dibangun oleh pemerintah semata, melainkan butuh kolaborasi dan gotong royong dari seluruh elemen masyarakat,” tegasnya.

Di sisi lain, tingginya minat masyarakat juga terlihat di area festival kuliner yang diisi oleh 26 UMKM lokal. Seluruh penyewa (tenant) 100 persen beroperasi menggunakan alat masak berbasis listrik yang terbukti lebih hemat biaya, berproses lebih cepat dan bersih tanpa asap, serta jauh lebih aman tanpa adanya api terbuka.

Penerapan electrifying lifestyle ini terbukti membawa dampak positif bagi para pelaku usaha. Peracik kopi dari BM Coffee, Terra Fonataba, yang berpartisipasi dalam pameran tersebut mengatakan bahwa alat masak bertenaga listrik menjadi kunci penting dalam menjaga kualitas produk sekaligus meningkatkan efisiensi operasional UMKM kuliner.

“Keunggulan utama dari peralatan masak berbasis listrik terletak pada suhunya yang stabil dan akurat, sehingga menjaga konsistensi rasa dari setiap olahan. Selain itu, peralatan ini juga memberikan rasa aman yang lebih tinggi dan mendukung standar sanitasi yang ketat dalam industri makanan dan minuman,” ujar Terra.

Menyikapi kesuksesan seluruh rangkaian gelaran tersebut, General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Papua dan Papua Barat, Roberth Rumsaur, menyambut positif animo masyarakat yang begitu luar biasa. Ia menegaskan bahwa pencapaian agenda ini merupakan wujud nyata komitmen perseroan dalam mengakselerasi transisi energi dan mewujudkan gaya hidup modern di Timur Indonesia.

“Kehadiran ribuan warga yang berpartisipasi aktif menjadi bukti nyata bahwa masyarakat di Tanah Papua sangat siap dan terbuka menyambut era kelistrikan modern. Keberhasilan Papua Spark 2026 ini merupakan langkah strategis kita bersama dalam membangun ekosistem Electrifying Lifestyle. Kami berkomitmen tidak hanya menyediakan listrik yang andal, tetapi juga menghadirkan energi bersih untuk menggerakkan roda ekonomi. Tentu, sinergi kuat dengan pemerintah daerah dan seluruh stakeholder menjadi kunci utama keberhasilan transisi energi ini,” tutup Roberth melalui Siaran Pers, Selasa (27/10/2026).

Melalui kesuksesan penyelenggaraan Papua Spark 2026, PLN berharap edukasi gaya hidup kelistrikan modern atau Electrifying Lifestyle ini dapat terus meluas guna mempercepat pemerataan akses energi bersih.

Ke depan, PLN bertekad untuk terus memperluas jangkauan infrastruktur kelistrikan dan menginisiasi program-program inovatif yang tidak hanya mendukung pelestarian lingkungan, tetapi juga mendorong kemandirian serta pertumbuhan ekonomi masyarakat Papua secara berkelanjutan. **

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *