Evaluasi RAP Otsus Kabupaten Jayawijaya Tahun Anggaran 2026

Evaluasi RAP Otsus Kabupaten Jayawijaya Tahun Anggaran 2026. (Foto: Papuainside.id/RF)

Oleh: RF

PAPUAinside.id, WAMENA—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya melalui Bappeda melakukan Forum Grup Discussion membahas RAP Penyesuaian Dana Otsus (1% dan 1,25%) Kabupaten Jayawijaya Tahun Anggaran 2026 di Ruang Rapat Setda, Rabu (7/1/2026).

Rapat yang dilakukan melalui Zoom Meeting dimulai pukul 09.30 WIT, yang dihadiri pimpinan OPD Pengampu Dana Otsus dan tiap OPD dievaluasi sesuai hasil penilaian RAP.

Kabid Fispra Bappeda Jayawijaya Elieser Tabuni saat ditemui mengatakan bahwa kegiatan ini difasilitasi oleh Tim Evaluator  Bappeda Provinsi Papua Pegunungan dalam mengevaluasi RAP Otsus Tahun 2026.

Menurutnya ada beberapa catatan penting yang perlu perbaikan dalam Perencanaan Anggaran dan Program Otsus, diantaranya  belanja operasional kantor seperti makan minum rapat dan ATK harus disesuaikan presentase atau Rasionalisasi yang sudah di tentukan.

“RAP yang disusun ini harus di rasionaliasikan serta untuk beberapa belanja kegiatan yang seharusnya tidak menggunakan dana Otsus termasuk pembayaran honorium ASN yang pada dasarnya tidak bisa dimasukkan kedalam kegiatan tersebut,”ujarnya.

 Untuk itu, menurutnya Tim Evaluator dari Provinsi melakukan evaluasi terhadap apa yang sudah Pemkab Jayawijaya Laksanakan pada Tahun 2025 dan akan diperbaiki di tahun 2026 ini.

“Dari 26 OPD Pengampu Otsus ada beberapa OPD yang tidak hadir mengikuti Evaluasi ini, padahal kami telah memberikan undangan, dan kmi minta untuk beberapa OPD yang tidak hadir bisa proaktif untuk menyesuaikan perbaikan RAP Dana Otsus,”katanya.

 Menurut Kabid Fispra, jika satu OPD tidak melakukan perbaikan sesuai dengan catatan dari Tim Evaluator Provinsi akan berdampak pada Penetapan APBD Kabupaten Jayawijaya Tahun Anggaran 2026.

“Untuk itu kami harap dari 26 OPD ini dapat proaktif untuk memperbaiki catatan dari Tim evaluator Bappeda provinsi dan senantiasa melaksanakan dengan sepenuh hati melayani masyarakat sehingga dana Otsus ini bisa tereliasasikan  dengan baik dan dirasakan oleh masyarakat kabupaten Jayawijaya,” tuturnya. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *