Oleh: Makawaru da Cunha I
PAPUAinside.id, SORONG—Taman Faith perlahan didesain menuju ekowisata atau ekoturisme, khususnya di wilayah adat Domberai, Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya.
Seperti diketahui, ekowisata atau ekoturisme merupakan salah satu kegiatan pariwisata yang berwawasan lingkungan dengan mengutamakan aspek konservasi alam, pemberdayaan sosial budaya ekonomi masyarakat lokal serta pembelajaran dan pendidikan.
Taman Faith terletak di Kelurahan Klabala, Distrik Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya.
Perjalanan menuju Taman Faith melewati jalan tanah tanpa bebatuan. Jarak tempuh dari Lampu Merah Kuda Laut menuju Taman Faith sepanjang 3 km.
Akses menuju Taman Faith cukup mudah melewati Hotel Belagri, belok kanan tanjakan dan langsung menuju Taman Faith.
Pemilik Taman Faith Maria Kareth mengatakan, pihaknya mendapat pendampingan dari The Samdhana Institute Bogor, salah-satu Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), yang fokus pada isu lingkungan hidup dan pemberdayaan masyarakat adat.

Pepohonan hijau di Taman Faith, Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya. (Foto: Makawaru da Cunha/Papuainside.id)
Selain ekowisata, ujar Maria, Taman Faith juga mulai dikembangkan menjadi Pusat Pembelajaran atau Community Learning Centre (CLC) Komunitas Menoken Domberai.
Di Tanah Papua, ada tiga CLC, yakni Hena Uwakhe Imea CLC di Sentani Kabupaten Jayapura Provinsi Papua, CLC Sekolah Alam Paradise di Merauke Provinsi Papua Selatan dan CLC Komunitas Menoken Domberai di Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya.
“Kami mengharapkan agar ekowisata dan CLC Komunitas Menoken Domberai dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat di lingkungan sekitar,” ujar Maria di sela-sela menoken di Taman Faith, Kamis (10/10/2024).
Untuk menuju ekowisata dan CLC, ucap Maria, pihaknya beberapa kali menggelar kegiatan menoken di Taman Faith.
Seperti diketahui, menoken tak melulu tas, tapi lebih kepada filosofi atau nilai-nilai yang terkandung didalam noken itu sendiri, yakni persatuan, solidaritas, kekuatan, keterbukaan, kelenturan dan kasih kerahiman.
Menurut Maria, menoken di Taman Faith dimulai pada tahun 2021 lalu, yang dihadiri nokeners dari Bogor, Yogyakarta, KOMPIPA Sorong, Komunitas Menoken Domberai, Komunitas Tuli Sorong dan lain lain.
Adapun pelatihan yang pernah digelar di Taman Faith, antara lain, pelatihan merajut noken bersama kelompok perempuan dan komunitas di Kota Sorong, yang difasilitasi Dinas Pemberdayaan Perempuan Kota Sorong.
Pelatihan pengolahan pupuk negentropi, yang difasilitasi The Samdhana Institut Bogor, diikuti kelompok perempuan dan komunitas di Kota Sorong.
“Kami langsung prakter pengolahan pupuk negentropi dan menebar pupuk tersebut ke tanaman, apalagi bahan pembuatan pupuk negentropi semuanya tersedia disekitar kita,” tutur Maria.
Maria menuturkan, pihaknya juga terus berupaya memotivasi dan mengajak kelompok perempuan dan komunitas, untuk menoken.
“Kelompok perempuan, komunitas dan kelompok disabilitas dan lain-lain, untuk meningkatkan kemampuan, keterampilannya dan kreatifitas, seperti merajut noken, mengelola pangan lokal, mengola sampah dan lain-lain,” pungkas Maria.**














