Oleh: Makawaru da Cunha I
PAPUAinside.id, JAYAPURA—Pasangan Calon (Paslon) Gubernur dan Wagub Papua Benhur Tomi Mano-Yermias Bisai (BTM-YES) mendapat Nomor Urut 1.
Diketahui, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua menggelar Rapat Pleno Terbuka Pengundian dan Penetapan Nomor Urut Paslon Gubernur dan Wagub Papua Tahun 2024 di Pelataran Kantor KPU Papua Jalan Holtekamp Raya, Km 13, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Provinsi Papua, Senin (23/9/2024) malam.
Paslon Gubernur dan Wagub Papua Benhur Tomi Mano-Yermias Bisai (BTM-YES) mendapat Nomor Urut 1.
BTM dalam sambutannya mengatakan, pengundian dan penetapan nomor urut paslon gubernur dan wagub Papua tahun 2024 adalah proses penting dalam perjalanan demokrasi bangsa dan negara.
“Kehadiran kita di sini bukan sekadar bagian dari formalitas, tetapi merupakan bagian dari tanggung jawab besar yang kita emban bersama dalam mewujudkan demokrasi yang bersih dan bermartabat,” ujar BTM.
Menurut BTM, proses pencabutan nomor urut ini bukan hanya langkah teknis, tetapi juga simbol penting dari keberlanjutan demokrasi yang dijunjung tinggi oleh masyarakat Papua.
“Saya bersama Bapak Yermias Bisay dengan bangga menerima nomor urut 1 yang telah ditentukan untuk kami. Nomor ini bukan hanya simbol, tetapi sebuah penegasan bahwa perjuangan ini adalah amanah yang harus kami jalani dengan penuh rasa syukur dan tanggung jawab. Bagi saya pribadi, nomor urut dalam pemilu memiliki makna mendalam,” katanya.
BTM mengisahkan, ketika saya pertama kali mencalonkan diri sebagai Wali Kota Jayapura, Tuhan memberinya nomor urut 1.
“Saya percaya nomor urut bukanlah sekadar angka, tetapi sebuah pesan bahwa perjalanan panjang yang saya lalui adalah bagian dari rencana Tuhan. Nomor urut dua itu mengantarkan saya untuk memimpin Jayapura selama dua periode, dan saya merasa sangat bersyukur atas kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat saat itu,” tandas BTM.
Hari ini, ujar BTM, ketika ia pertama kali mencalonkan diri sebagai Gubernur Papua, BTM-YES dengan rendah hati menerima nomor urut 1 sebagai takdir Tuhan.
“Kami meyakini, apapun nomor urut yang diberikan kepada kami kali ini, itu adalah tanda bahwa Tuhan memberikan jalan bagi kami untuk melanjutkan pengabdian ini,” tutur BTM.
Menurut BTM, nomor urut bukan soal besar atau kecil, penting atau tidak penting. Yang paling utama adalah komitmen dan kesungguhan, untuk terus memperjuangkan kesejahteraan rakyat Papua.
“Nomor urut yang kami terima hari ini akan menjadi bagian penting dari perjalanan kami,” ucapnya.
Bagi BTM-YES, nomor urut ini lebih dari sekadar angka. Ini adalah simbol dari perjuangan, komitmen, dan pengabdian untuk Papua.
“Apapun nomor yang diberikan kepada kami, kami meyakini bahwa ini adalah takdir Tuhan, dan kami akan melangkah dengan penuh keyakinan bahwa nomor ini membawa harapan bagi banyak orang.
Namun, yang lebih penting dari nomor urut itu sendiriadalah komitmen kami untuk memperjuangkan amanah rakyat,” terangnya.
BTM-YES percaya, rakyat tidak memilih berdasarkan angka, tetapi berdasarkan keyakinan mereka akan pemimpin yang dapat membawa perubahan positif bagi Papua.
“Dengan nomor urut yang telah ditentukan ini, kami siap melangkah bersama rakyat, membawa Papua menuju masa depan yang lebih sejahtera,” ungkap BTM. **














