Oleh : Faisal Narwawan|
PAPUAINSIDE.ID, JAYAPURA – Aparat kepolisian bertindak tegas dengan membubarkan massa demo dari Komite Nasional Papua Barat (KNPB) di Kota Jayapura, Kamis (15/8/2024).
Wakapolresta Jayapura Kota AKBP Deni Herdiana menjelaskan, terdapat empat titik kumpul massa di daerah Abepura – Heram yang dibubarkan yaitu Lingkaran Abepura, Expo Waena, Perumnas Tiga dan Uncen bawah.
Dari pantauan awak media ini di lapangan, demo berlangsung sejak pukul 10.00 WIT. Massa KNPB kemudian kumpul dan berorasi di Lingkaran Abepura, Expo Waena dan Perumnas. “Iya, ada empat titik di Abepura dan Heram,” jelas Wakapolresta ditemui wartawan di Lingkaran Abepura, Kamis (15/8/2024) sore.
Massa Tak Kantongi Izin
AKBP Deni juga menjelaskan, demo yang dilakukan massa tak mengantongi surat izin. Hal ini karena memang apa yang dilakukan tak memenuhi syarat.
“Tak ada izin, karena memang bertentangan dengan aturan yang ada. Ada empat titik yang kami bubarkan dan tadi semuanya bubar dengan tertib, mereka relatif mengikuti komitmen,”ungkap Wakapolresta.
Ia juga menjelaslkan bahwa pihaknya menurunkan 700 personel untuk mengamankan jalannya aksi tersebut.
Polda Papua merilis, bahwa pihaknya menurunkan sekitar 700 personel polisi. Jumlah ini terdiri dari 300 personel Polresta Jayapura Kota, 300 personel Polres Jayapura, dan 100 personel dari Polda Papua.
Ratusan personel tersebut ditugaskan untuk memberikan rasa aman selama pelaksanaan demo oleh digelar Komite Nasional Papua Barat (KNPB) di beberapa titik di Kota Jayapura.
“Kami juga telah mengidentifikasi sejumlah titik rawan yang akan menjadi fokus pengamanan,” ujar Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, Kamis (15/8/2024).
Diketahui, KNPB menggelar demo tepat 15 Agustus 2024 sebagai hari peringatan 62 tahun New York Agreement.
Kepolisian Daerah Papua melalui Bidang Humas menghimbau masyarakat untuk tetap tenang dan melanjutkan aktivitas seperti biasa.
Terdapat beberapa titik yang dijaga ketat diantaranya, Taman Imbi, Dok V atas, Pos Kampung Buton-Skyline, Lingkaran Abepura, Uncen Bawah, pertigaan USTJ, Perumnas, Expo, Genyem, Jalan Sosial Sentani, Mata Jalan Pos 7, Kampung Harapan, Pasar Lama, serta area lain yang dianggap rawan.
Tidak hanya di Jayapura, pengamanan juga akan dilakukan di daerah lain seperti Jayawijaya, Nabire, Dogiyai, dan Deiyai. **














