Oleh : Faisal Narwawan|
PAPUAinside.com, JAYAPURA – Sebelas kabupaten di Papua bakal menggelar pemilihan umum kepala daerah secara serentak tahun ini.
Total keseluruhan personil yang dilibatkan untuk menyukseskan pesta demokrasi lima tahunan ini sebanyak 1.300 personil pengamanan, yang terbagi di 11 kabupaten.
Dari Polda Papua sendiri telah dipersiapakan 500 hingga 700 personil yang fungsinya membackup personil di kabupaten penyelenggara.
Hal ini disampaikan Kepala Biro Operasi Polda Papua, Kombes Pol Gatot Hariwibowo kepada wartawan di Mapolda Papua, Selasa (21/1/2020) siang.
“Untuk Pilkada, kapolres-kapolres sudah persiapkan rencana pengamanan dan juga personil yang dilibatkan dan tentu kaitannya dengan anggaran yang diajukan ke bupati setempat,” ungkap Gatot.
Disampaikan, hingga hari ini terdapat 4 polres yang sudah siap dan menjalin kesepakatan bersama Pemda. “Ya, tentu masih dalam dalam proses, sedangkan 7 masih dalam proses belum ada kesepakatan masih dibicarakan, kita berharap secepatnya selesai juga,” katanya.
Diketahui 4 polres yang sudah menjalin kesepakatan dengan Pemda setempat yakni Polres Yalimo, Supiori, Asmat dan Mamberamo Raya.
“Jadi, mereka ini sudah ada pembicaraan lebih lanjut antara Kapolres dan pemerintah, termasuk mengenai anggaran, ini ditujukan dari rangkaian pendaftaran hingga proses pelantikan,” jelasnya lagi.
Disampaikan, 11 kabupaten mempunyai kebutuhan biaya pengamanan berbeda -beda. Namun, estiminasinya jika ditotalkan sekitar 111 Miliar.
Disinggung soal wilayah kerawanan gangguan kamtibmas pihaknya masih terus melakukan pemetaan. “Soal kerawanan masih kondusif, dan nanti mungkin mendekati proses kampanye baru bisa kita deteksi tingkat kerawanan, begitu juga mengenai gangguang distribusi logistik, belum bisa diprediksi,” jelasnya lagi.
Mengencai ancaman Kelompok Kriminal Bersenjata(KKB) sendiri, pihaknya mengaku tetap meningkatkan kewaspadaan terutama di daerah yang terdapat pergerakan KKB. **














