Program Keladi Sagu di Puncak, Papua Tengah Tangani Dua Anak Stunting

Tim kesehatan Program Keladi Sagu Ops Rasaka Cartenz 2023 di Kampung Kago, Ilaga, Puncak Papua Tengah terus mengedukasi warga terkait penyakit ISPA, Stunting dan penyakit kulit. (foto: Humas Satgas Ops Rasaka Cartenz 2023)

PAPUAInside.id, JAYAPURA—Satgas Rasaka Polda Papua yang secara rutin melaksanakan pelayanan kesehatan gratis melalui program Keladi Sagu di Kampung Kago, Kabupaten Puncak, Papua Tengah menemukan dua orang anak Erlince Tabuni dan Egu Alom yang berusia 5 tahun mengalami stunting, Rabu (13/09/2023).

Kasubsatgas Ops Rasaka Cartenz-2023 Kompol Yosep Tato bersama tiga personelnya mengatakan pelayanan kesehatan ini difokuskan kepada masyarakat setempat yang mengalami gangguan kesehatan seperti penyakit kulit, ISPA dan Stunting.

Dari hasil pelayanan tim kesehatan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai permasalahan Stunting dan juga melakukan pendataan identitas untuk dilakukan pemantauan lebih lanjut tentang perkembangan kesehatan anak-anak tersebut.

“Kami melakukan pemeriksaan dan pengobatan kepada masyarakat sesuai dengan hasil diagnosis, serta memberikan vitamin untuk meningkatkan kesehatan masyarakat setempat,” ucap Kasubsatgas.

Sementara itu, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom, selaku Kasatgas Humas Ops Rasaka Cartenz, mengungkapkan bahwa Program Keladi Sagu adalah inisiatif Polri yang bertujuan mendukung upaya Pemerintah Daerah Kabupaten Puncak untuk meningkatkan taraf hidup penduduk.

Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) pada akhir tahun 2022 menunjukkan bahwa Kabupaten Puncak masih memiliki tingkat Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang rendah, dengan nilai di bawah 60.

“Melalui Program Keladi Sagu, kami berupaya memberikan layanan kesehatan yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat di wilayah ini,” ujar Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo.

Ia juga menekankan bahwa misi kemanusiaan yang dilakukan oleh Kompol Yosep dan timnya adalah bukti konkret dari komitmen Polri untuk mendukung kesejahteraan masyarakat di daerah terisolasi seperti Kampung Kago, Papua Tengah. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *