Ibadah Hari Minggu, Gubernur Waterpauw Ingatkan Kemiskinan Ekstrem dan Stunting

Penjabat Gubernur Papua Barat Komjen Pol (Pur) Drs Paulus Waterpauw, M.Si menyalami anak-anak generasi penerus bangsa usai mengikuti ibadah di Jemaat GKI Nazaret Fanindi Pantai, Kabupaten Manokwari, Minggu (03/10/2023). (foto: Tim Media PJ Gub Papua Barat)

PAPUAInside.id, MANOKWARI— Penjabat Gubernur Papua Barat, Komjen Pol. ( Purn ) Drs. Paulus Waterpauw M.Si,  melakukan ibadah Minggu bersama Jemaat ( GKI ) Nazaret Fanindi Pantai, Kabupaten Manokwari, Minggu (03/10/2023).

Di kesempatan tersebut, Gubernur Waterpauw, memberikan penjelasan tentang kemiskinan ekstrem dan stunting yang saat ini tengah menjadi konsentrasi pemerintah daerah.

“Masyarakat agar dapat membiasakan diri dalam meningkatkan pendapatan dengan berupaya secara mandiri, menggarap serta mengelola hasil sumber daya yang ada, ” ujarnya.

Waterpauw juga memberikan pencerahan serta mengingatkan masyarakat tentang risiko dan penyebab stunting yang menghambat pertumbuhan anak-anak generasi penerus bangsa. Dimana 45% penyebab stunting di Papua Barat adalah pernikahan dini.

“Kita di Papua Barat, 45% penyebab stunting adalah pernikahan dini. Oleh sebab itu, mulai sekarang kita harus wajib mengikuti ketentuan aturan dan norma-norma yang berlaku. Karena apa, akibat dari kebiasaan mengikuti tradisi adat berupa ikatan perkawinan dini, ini masalah bagi generasi penerus kita,” jelanya.

“Bapak ibu kalau anak kita ini, mereka tidak tumbuh dengan baik jangan harap bapak ibu di hari tua nanti akan tenang hidupnya. Untuk timbuh kembang anak-anak kita dengan mental dan fisik yang kuat, gizinya dimulai dari sekarang ini ” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Waterpauw, juga belanja masalah dengan mendengar aspirasi dan keluhan jemaat setempat.

Turut badir mendampingi Pj. Gubernur Papua Barat dalam kebaktian minggu pagi itu, asisten II bidang Setda Papua Barat, Melkias Werinussa. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *