PAPUAInside.id, ILAGA—Bupati Puncak Willem Wandik,SE.M.Si, melakukan peletakan batu pertama pembangunan gudang logistic di Distrik Agandugume, Puncak, Papua Tengah, Selasa (15/08/2023).
Pembangunan Gudang logistic ini merupakan tindak lanjut dari Perintah Presiden RI Joko Widodo untuk mengatasi bencana kekeringan tahunan dan kelaparan yang terjadi di Lembah Agandugume dan Lambewi.
Suka cita dan gembira terlihat dari rawut wajah warga Agandugume dan Lambewi, ketika Bupati Wandik dan rombongan tiba menggunakan pesawat berbadan kecil cesna grand caravan, mereka menyambut dengan tarian khas, mama-mama dan anak-anak pun melatunkan lagu dan menari dengan tubuh mereka dipenuhi lumpur.
Mewakili masyarakat, Nius Tabuni seorang hamba Tuhan, mengatakan warga Agandugume dan Lambewi sangat bersuka cita, mereka menyambut baik pembangunan gudang logistik, sebab dengan adanya gudang ini, akan mengatasi bencana kelaparan yang terjadi setiap tahun di Lembah Agandugume dan Lambewi. Masyarakat siap menjaga keamanan dan berpartisipasi dalam pembangunannya.
“Kami senang sekali dengan adanya gudang ini, akan menjawab persoalan bencana kekeringan dan kelaparan di daerah ini, dan ini sudah merupakan kerinduan kami sejak lama, kalau ada gudang berarti saat bencana datang, sudah ada persediaan makanan,” ungkapnya.
“Kami sampaikan terimah kasih kepada Presiden Joko Widodo dan para menteri dan Gubernur Papua Tengah, semua yang sudah membantu kami di sini, kami minta pembangunan gudang jangan lama, kalau bisa dua bulan ke depan sudah jadi,” tambahnya.
Selain itu, Nius juga berharap pemerintah bisa menyelesaikan pembangunan lapangan terbang Agandugume dan mengaktifkan kembali kegiatan pengobatan di Puskemas dan juga proses belajar mengajar di dua distrik yang terdampak bencana kekeringan.
Sementara itu Bupati Puncak Willem Wandik,SE,M.Si mengatakan pembangunan gudang logistik ini merupakan tindak lanjut dari hasil koordinasi antara Menteri Sumber Daya Manusia dan Kebudayaan (PMK) RI Efenddy dan Presiden RI Joko Widodo.
“Pembangunan gudang ini merupakan jawaban dari doa, bapak dan mama-mama mereka disini, akhirnya Tuhan jawab, melalui kebijakan Presiden Jokowi, ini juga merupakan kado Ulang Tahun RI ke-78 buat kalian di daerah ini,” ujarnya.
Kata Bupati, bencana kekeringan dan kelaparan di dua distrik ini, membawa hikmah dan berkat, sehingga negara bisa hadir di daerah tersebut, bahkan direncanakan pemerintah pusat akan membantu dalam menyelesaikan pembangunan lapangan terbang Sinak, dari yang ada saat ini, sehingga bisa didarati oleh pesawat jenis ATR. Nantinya Distrik sinak akan menjadi daerah penyangga ekonomi bagi daerah-daerah sekitar, Agandugume, Lambewi bahkan Ilaga dan juga Mulia, Puncak Jaya.
“Nantinya juga jalan-jalan akan peningkatan, sehingga angkutan logistik apa saja, makanan, bahan bangunan, lewat jalur darat dari Sinak, itu lebih murah, ketimbang kita lewat pesawat. Hanya saja saya minta cuma satu saja, kalian jaga keamanan, jika daerah ini aman, maka semua program negara akan hadir sini, akan merubah masyarakat disini, terutama generasi kita saat ini, menjadi maju dan sejahtera” tukasnya. ** (Diskominfo Puncak)














