PAPUAInside.id, JAYAPURA— Ketua Pemuda Batak Bersatu (PBB) DPD Provinsi Papua Tulus Sianipar mengimbau masyarakat agar tetap tenang menyikapi kerusuhan yang terjadi di Wamena yang mengakibatkan 11 orang meninggal dunia, dua diantaranya pemuda asal Batak.
‘’Semua pihak agar bisa menahan diri dan memberikan kepercayaan kepada aparat keamanan untuk menyelesiakan masalah itu,’’ ujar Tulus di Jayapura, Sabtu (25/02/2023).
Tulus meminta agar kasus ini mendapat perhatian yang serius dan menyelesaikan sampai tuntas agar tidak terjadi lagi di hari-hari mendatang.
Tulus Sianipar yang juga politikus DPD PDI-P Provinsi Papua itu menyayangkan kericuhan Wamena harus terjadi hanya akibat dari info hoax terkait penculikan anak, sehingga harus mengorbankan masyarakat. Untuk itu masyarakat diharap bisa menahan diri dalam setiap situasi dan informasi yang belum tentu kebenarannya.
“Kita minta masyarakat jangan mudah termakan isu-isu yang belum jelas,” ujarnya.
Dia juga meminta aparat keamanan segera bisa menengakkan hukum kepada para pelaku.
“Kami berharap aparat kemanan harus bisa menindak para pelaku kerusuhan sesuai dengan hukum yang berlaku,” ujarnya.
Secara khusus bagi masyarakat Batak di Papua diminta untuk menyikapi kejadian Wamena secara tenang dan mempercayakan kepada aparat kemanan untuk menyelesaikan masalah.
“Kita serahkan sepenuhnya kepada aparat keamanan untuk menyelesaikan masalah ini, jadi kita harus bisa menerima secara iklas,” tambahnya. **














