MUI Papua: Pejabat Gubernur Tiga DOB Harus Prioritas Putra Asli Papua

Ketua Umum MUI Provinsi Papua, KH Syaiful Islam Al Payage. (Foto: Makawaru da Cunha /Papuainside.com)

Oleh: Makawaru da Cunha  I

PAPUAinside.com, JAYAPURA—Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Papua menyatakan mendukung kebijakan pemerintah pusat melalui pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) di Papua. Pasalnya, DOB ini untuk memajukan dan meningkatan kesejahteraan masyarakat Papua.

Meski demikian, MUI Papua minta kepada Presiden Joko Widodo atau Jokowi, agar hati hati dalam menunjuk Pejabat Gubernur di tiga DOB, yang segera akan diresmikan harus memprioritaskan putra asli Papua.

“Kenapa saya sampaikan hal ini bahwa ada anggapan orang Papua itu belum siap, karena masalah eselonisasi. Padahal pembentukan DOB ini juga jika dilihat terkesan dipaksakan dan sangat prematur, seharusnya melalui kajian, debat publik dan lain lain,” tegas Ketua Umum MUI Provinsi Papua, KH Syaiful Islam Al Payage kepada wartawan di Jayapura, Rabu (2/11/2022).

Menurut Ketua MUI Papua, saat ini orang Papua sudah siap menjadi Pejabat Gubernur di tiga DOB.

“Jangan  karena masalah eselonisasi, maka orang dari Kementerian atau Dirjen atau dari pusat yang masuk untuk menduduki Pejabat Gubernur tiga DOB. Ini  akan menjadi masalah. Kasihlah kesempatan kepada putra putra terbaik Papua, karena mereka yang tahu budayanya,  daerahnya, negerinya atau dengan kata lain sosial politiknya, sehingga dapat meletakan fondasi atau dasar dasar pembangunan Papua kedepan,” terangnya.

Oleh karena itu, Ketua Umum MUI Papua minta kepada Mendagri melalui DOB ini harus lebih memperhatikan semangat dari pada Otsus itu sendiri.

“Artinya harus ada affirmasi action atau keberpihakan secara khusus terhadap orang  asIi Papua, untuk menjadi pejabat gubernur di tiga DOB. Dan hal itu tak boleh ditawar tawar, agar bagaimana kita menyatukan orang Papua dengan negara besar ini, sehingga negara ini bisa menjadi utuh di masa  yang akan datang. Dan saya pikir jika hal yang saya sampaikan ini betul betul dilakukan, maka Papua bisa menjadi maju dan lebih baik kedepan,” pungkasnya.  **