Oleh: Faisal Narwawan I
PAPUAinside.com, JAYAPURA—Bank Indonesia (BI) Perwakilan Papua dan Lantamal X Jayapura, berkolaborasi menggelar vaksinasi dan sosialisasi Cinta Bangga dan Paham (CBP) Rupiah serta penggunaan QRIS atau Quick Response Code Indonesia Standard.
Kegiatan ini juga melibatkan 10 UMKM yang bergerak di berbagai sektor, mulai dari kriya, kuliner dan ritel di Lantamal X, Jayapura, Senin (21/2/2022).
Kepala Perwakilan BI Papua Juli Budi Winantya mengatakan, pada UMKM tersebut sudah tersedia pembayaran menggunakan QRIS.
Penggunaan QRIS di Papua terus digalakkan, hingga Desember 2021, tercatat sekitar 102 Ribu Merchant yang telah menggunakan QRIS di wilayah Papua.
Menurutnya, penggunaan QRIS akan terus ditingkatkan. BI Papua juga terus bekerjasama dengan Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran.
“Sosialisasi QRIS ini akan terus kami lakukan dan khusus di Kota Jayapura telah mencapai 60 persen pengguna,” ungkap Juli Budi Winantya.
Ia pun mengimbau agar masyarakat dapat membiasakan diri untuk membayar mengunakan QRIS.
Hal ini sangat bermanfaat, terutama pada masa Covid-19

Terkait CBP Rupiah, gerakan tersebut merupakan bentuk upaya bersama untuk menumbuhkan kecintaan, kebanggaan dan pemahaman rupiah yang lebih baik melalui pengenalan ciri-ciri dan cara merawat rupiah.
“Meningkatkan kebanggaan rupiah, dan memberikan pemahaman rupiah yang memiliki fungsi penting dalam perekonomian Indonesia,” ujarnya.
Ia juga berharap, Lantamal X Jayapura dapat menjadi mitra BI dalam meningkatkan pemahaman CBP Rupiah di masyarkaat, serta mendorong penggunaan QRIS termasuk sebagai alternatif pembayaran di Lantamal X Jayapura.
“Selain itu, melalui acara ini kita harus tetap optimis bahwa pertumbuhan ekonomi akan terus berlanjut salah satunya dengan terus mendukung UMKM lokal dan berbelanja produk dalam negeri (Bangga Buatan Indonesia),” ucapnya.
Sementara, Komandan Lantamal X Brigjen TNI (MAR) Feryanto P Marpaung mengatakan, ia mengapresiasi kegiatan tersebut.
Kepada wartawan, ia mengaku baru mengetahui pembayaran menggunakan QRIS.
“Dengan sosialisasi ini kedepan kami yakin penggunaan QRIS akan terus meningkat, apalagi sangat mudah dan praktis,” katanya.
Sementara, vaksinasi yang difokuskan pada dosis booster itu diikuti anggota Lantamal X, keluarga prajurit dan masyarakat umum.
“Akan kami sosialisasikan untuk vaksinasi ini, terutama kepada orang asli Papua,” tutupnya. **














