Berbekal Lampu Senter, Satgas TNI Bantu Persalinan dalam Hutan

Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 123/RW saat membantu persalinan Ibu Novita dalam hutan di Kampung Biru, Sota Merauke. (foto: Pendam XVII/Cenderawasih)

PAPUAInside.com, MERAUKE—Berbekal senter untuk penerangan prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 123/RW yang bertugas di Pos Yakyu Sota Merauke membantu persalinan seorang ibu dalam hutan.

Ibu yang hamil tua tersebut mengikuti suaminya yang berburu dalam hutan kemudian tiba waktunya untuk melahirkan pada Jumat (03/12/2021) sekitar pukul 23.20 WIT.

Sebelumnya prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 123/RW yang bertugas di Pos Yakyu didatangi seorang warga setempat dan melaporkan ada seorang ibu hamil tua sedang membutuhkan bantuan medis di bawah rimbunan pohon pisang pinggiran hutan.

“Pos Yakyu dengan sigap merespons informasi itu dan bergerak menuju lokasi,” kata Dansatgas Yonif 123/RW Letkol Inf Goklas P. Silaban dalam rilisnya, Sabtu (04/12/2021).

Setiba di lokasi, ternyata ibu hamil bernama Novita dalam kondisi mengkhawatirkan. Bayi yang dikandungnya sudah waktunya untuk lahir. Sementara situasi di lokasi tidak memungkinkan.

“Mama Novita tak henti menjerit histeris karena alami kontraksi hebat. Jadi saat itu Ibu Novita sedang menemani sang suami untuk berburu di hutan. Dan di tengah jalan harus diambil tindakan persalinan darurat,” ujar Letkol Goklas.

Dalam kondisi itu, dijelaskan Dansatgas akhirnya prajurit TNI langsung melaksanakan tindakan medis darurat untuk menyelamatkan nyawa Novita dan bayinya.

“Dengan peralatan medis seadanya dan penerangan hanya menggunakan lampu senter, prajurit kesehatan Yonif 123/Rajawali yang sebelumnya sudah berkonsultasi kepada Dokter Satgas  Lettu Ckm dr. Bintang Karlien Ass.Eng, membantu proses persalinan,” kata Dansatgas Yonif 123/RW.

“Dan persalinan darurat itu berhasil dengan baik. Bayi lahir dan nyawa mama Novita berhasil diselamatkan,” tambahnya.

Menurut Komandan Pos TNI Yakyu, Letda Darwin Simanulang, saat itu memang tak mungkin membawa Mama Novita ke tempat persalinan yang layak. Sebab Mama Novita sudah Kontraksi dan pendarahan Hebat dan harus dilakukan penanganan dengan segera dan akhirnya mama Novita harus melakukan persalinan darurat di perkebunan pisang.

“Bayi perempuan yang dilahirkan Novita merupakan anak ketujuh dengan suaminya bernama Daniel. Keluarga itu sangat berterima kasih atas pertolongan darurat yang telah diberikan prajurit Satgas Pamtas Yonif 123/RW Rajawali,” pungkas Letda Darwin Simanulang. ** (Pendam XVII/Cenderawasih).