Oleh: Faisal Narwawan|
PAPUAInside.com, JAYAPURA—Cargo Bandara Frans Kaisiepo Biak dan Pelabuhan Umum Biak segera dikembangkan pemerintah untuk pengelolaan dan pemanfaatan sektor perikanan, salah satunya kegiatan ekspor ikan laut yang terkenal melimpah di Kabupaten Biak Numfor.
Memastikan hal itu, Menteri Koordinator (Menko) Maritim dan Investasi (Marves) Luhut Binsar Panjaitan dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, berkesempatan melihat dari dekat sarana prasana di Cargo Bandara Frans Kaisiepo Biak dan Pelabuhan umum Biak, Rabu (06/10/2021).
Kedua fasilitas umum itu, rencananya akan dikembangkan dalam waktu tidak terlalu lama oleh Kementerian Perhubungan.
Untuk itu, dalam kunjungan ke Biak Numfor, Menko Marves segaja memboyong Menteri Perhubungan Budi Karya untuk melihat langsung kondisi di lapangan sebelum dilakukan pengembangan sejumlah fasilitas pendukung.
“Sumber daya alam di Biak Numfor cukup melimpah, khususnya lagi di bidang sektor perikanan. Tinggal bagaimana kita mengelolanya secara serius, kita harus kerja dan kehadiran kami adalah ini adalah karena ingin Kabupaten Biak Numfor maju,” ujar Luhut Binsar Panjaitan.
Selain sarana prasarana di dua fasilitas tersebut, untuk memperlancar ekspor di bidang perikanan kedua menteri juga diminta untuk memperhatikan tingginya biaya pengiriman cargo ke luar negeri.
Hal ini diutarakan Bupati Herry Ario Naap. Ia meminta ada kebijakan dari Menko Marves dan Menhub terkait dengan masih tingginnya biaya tersebut.
“Pengiriman cargo itu menyulitkan investor dalam mengirim ikan ke luar negeri,” katanya.
Dengan kunjungan tersebut, bupati juga menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan dari Menko Marves, Menhub dan Menteri KP yang akan memberikan dukungan serius terhadap pengembangan dan pengelolaan sektor perikanan di Kabupaten Biak Numfor.
Ia mengatakan, kehadiran Menko Marves, Menhub dan Menteri KP adalah bentuk keriusan dalam mendukung kemajuan pembangunan di Kabupaten Biak Numfor. **














