Oleh: Faisal Narwawan|
PAPUAInside.com, JAYAPURA – Wakil Walikota Jayapura Ir. H. Rustan Saru meninjau kesiapan arena Paralayang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua, di bukit Kampung Buton, Senin (13/9/2021) sore.
Wakil Ketua SUB PB PON Kota Jayapura itu mengatakan, landasan arena pertandingan Paralayang telah selesai dikerjakan.
Sementara, sarana prasarana akses jalan masuk sekitar 500 meter ke arena masih dalam pengerjaan, namun sudah masuk tahap akhir.
Rustan Saru memastikan, jalan tersebut akan rampung di akhir September ini.
Ia mengatakan, pertandingan perdana untuk Paralayan sendiri akan dimulai pada 29 September 2021. Terdapat 8 provinsi yang akan bertanding di arena tersebut termasuk Papua.
“Diperkirakan tanggal 19 September, akses jalan sudah selesai. Kita berharap prasarana pendukung jalan masuk tepat waktu,” ungkapnya.
Ia lantas memuji lokasi arena Paralayang yang dipandang sangat indah dan aman.
Mendapat Dukungan Penuh Pihak Adat

Venue terbang layang Bukit Kampung Buton ini terletak di ketinggian 320 dari permukaan laut. Arena dengan pemandangan indah ini juga mendapat dukungan penuh dari adat atau pemilik hak ulayat.
Kepala Suku Afaar, Demianus Afaar yang juga hadir dalam tinjauan Wakil Ketua Sub PB PON Kota saat itu mengungkapkan bahwa pihaknya mendukung penuh pelaksanaan olahraga terbang layang di tanah adat miliknya.
“Kami adat sangat mendukung, apa lagi ini iven nasional yang pertama di Papua. Hanya saja, hak-hak kami tolong diperhatikan, kami bukan menjual, tapi izinkan untuk pakai. Intinya kami sangat mendukung,” jelasnya.
Terkait hal itu, Rustan Saru pun telah meminta dukungan adat. Ia juga mengatakan akan melakukan koordinasi terkait hak-hak adat lokasi venue tersebut. “Kami akan komunikasi dengan ketua Sub PB PON kota,” jelasya.
Sebelumnya, Ketua Sub PB PON Kota Jayapura DR. Benhur Tomi Mano menyatakan, seluruh venue PON di Kota Jayapura mendapat dukungan masyarakat adat. Ia memastikan tak akan ada palang memalang di arena PON Kota Jayapura. **














