Oleh: Faisal Narwawan I
PAPUAinside.com, JAYAPURA—Sekelompok orang melakukan pengrusakan dan pembakaran rumah dan kios milik warga di Distrik Moanemani, Kabupaten Dogiyai, Papua, Kamis (15/7/2021) malam.
Setidaknya 13 rumah dan 17 kios hangus terbakar. Peristiwa tersebut juga memakan korban jiwa, warga atas nama Hendrik Simatupang (40) tewas terpanggang di dalam kios. Ia diduga tak bisa menyelamatkan diri, karena sedang sakit. Selain Hendrik, warga lainnya juga menderita luka, akibat terkena panah.
Setelah peristiwa tersebut, ratusan warga yang menjadi korban memilih untuk mengungsi ke markas-markas TNI/Polri yang ada di sana.

Danrem 173/PVB Brigjen TNI Iwan Setiawan dikonfirmasi via ponsel, Jumat (16/7/2021) membenarkan peristiwa naas ini, yang bermula ketika ada sekelompok orang yang mengkonsumsi minuman keras (miras) di Runway Bandara Moanemani.
Angota Paskhas Yonko 463/Trisula yang mendapat laporan dari warga kemudian datang ke lokasi dan minta mereka untuk meninggalkan landasan pacu.
Karena dipengaruhi miras, sekelompok orang ini malah menyerang lima anggota Paskhas. Dari kejadian itu, dua anggota Paskhas mengalami luka-luka.
“Anggota kita korban dua orang, luka-luka tapi dalam keadaan sadar, salah satunya akan dievakuasi ke Timika,” kata Brigjen TNI Iwan Setiawan.
Tak sampai disitu, oknum masyarakat tersebut diduga memprovokasi warga lainnya, untuk melakukan pembakaran terhadap rumah-rumah warga dan kios-kios.
“Dandim dan anggota kita sudah di sana menyelesaikan permasalahan ini. Di sana mereka bersama warga duduk bersama untuk mencari tahu akar permasalahan. Kita yang jadi korban, tapi masyarakat malah lakukan tindakan anarkis seperti ini,” katanya. **














