Oleh: Makawaru da Cunha I
PAPUAInside.com, JAYAPURA—Masyarakat di Papua dihimbau tetap menjaga keamanan dan ketertiban (kamtibmas), terutama menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) Organisasi Papua Merdeka (OPM), yang diperingati setiap 1 Juli 2021.
Demikian disampaikan para tokoh Papua, yang dihubungi terpisah pada Selasa (22/6/2021). Masing-masing Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Papua Lenis Kogoya, Ketua Pemuda Adat Papua Jan Christian Arebo, SH, MH, Ketua III PGGP Provinsi Papua dan Ketua PGPI Pdt. MPH Mauri, STh dan Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Jayapura Pdt. Willem Frederik Itaar, STh, MH.
Lenis Kogoya menghimbau agar semua masyarakat yang ada di Tanah Papua, agar menjaga kamtibmas terlebih khusus masyarakat Port Numbay di kota Jayapura.
“Saya himbau supaya masyarakat menjaga kamtibmas, kedamaian, agar tetap aman, stop kerusuhan dan hidup aman,” terang Lenis.

Sementara itu, Jan Christian Arebo kepada semua masyarakat Papua dan lebih khusus di kota Jayapura, menjaga kedamaian, kenyamanan dan kamtibmas.
Selain itu, pihaknya juga mendukung agar proses hukum kepada pelaku kerusuhan di Polda Papua bisa berjalan dengan baik.
“Mari kita jaga Papua dari kerusuhan dan menyebarkan berita bohong alias hoaks, yang memicu konflik di tanah Papua. Dan juga mendukung penegakan hukum terhadap pelaku kerusuhan tahun 2019 yang lalu,” ujar Arebo.
Ia juga mengajak agar semua pihak mendukung proses penegakan hukum terhadap kelompok yang melakukan kerusuhan pada 2019 lalu di kota Jayapura, dan mendukung operasi yustisi dan penertiban Rusunawa Uncen.
Mauri juga mengajak agar semua masyarakat Papua, agar lebih menjaga kedamaian, agar kita semua harus hidup dalam damai.
“Teristimewa kita sebagai umat Tuhan menjaga provinsi kita dengan aman dan damai sama-sama menjaga kamtibmas. Kedamaian di kabupaten/kota dan provinsi adalah kedamaian kita bersama sebagai umat beragama,” terang Mauri.
Dikatakannya kedamaian itu adalah kedamaian buat diri kita masing-masing, sehingga mari jaga semua itu dan hidup rukun dan damai dalam kasih dan penyertaan Tuhan Yesus.
Willem Frederik Itaar mengatakan, dalam tugas sebagai pimpinan umat, hendak menghimbau dan mengharapkan, kepada seluruh masyarakat agar jangan lagi menimbulkan keresahan dan kerusuhan dan kekacauan.
“Jangan menerima berita bohong kita harus ciptakan kedamaian diatas tanah ini. Sehingga Tuhan akan menjaga dan memelihara kita semua untuk tetap menjaga kedamaian,” terang Itaar.
“Mari kita menjaga dan membuat kegiatan-kegiatan, yang mendatangkan suka cita dan kedamaian dan jangan lagi mendatangkan malapetaka atas semua masyarakat yang hidup di negeri matahari terbit ini,” terangnya lagi. **














