PAPUAInside.com, JAYAPURA— Aparat gabungan TNI-Polri dan KKB (Kelompok Kriminla Bersenjata) di Ilaga Puncak terlibat kontak senjata, Sabtu (13/02/2021).
Dalam kontak tersebut tidak ada aparat keamanan yang terluka.
Kapolres Puncak AKBP Dicky Hermansyah Saragih mengatakan kontak senjata terjadi mulai pukul 14.45 WIT- 17.30 WIT saat aparat gabungan dalam perjalanan kembali ke Kota Ilaga setelah mengecek camp PT Unggul di Kampung Ilambet yang dibakar KKB pada Kamis (11/02/2021) lalu.
‘’Setelah melakukan pengecekan di Kamp PT Unggul aparat kemudian kembali ke Ilaga, dalam perjalanan aparat ditembaki KKB dari arah depan, arah kiri maupun kanan. Aparat lalu membalas tembakan penembakan ke arah asal tembakan,’’ terang Kapolres Saragih.
Baku tembak tersebut berlangsung lebih tiga jam. ‘’Sekitar pukul 17.30 WIT aparat gabungan TNI Polri ke Ilaga kemudian dilakukan pengecekan dan tidak ada satupun anggota TNI maupun Polri yang mengalami luka dalam baku tembak tersebut,’’ jelasnya.
Sebelumnya, masyarakat melaporkan pembakaran Camp PT Unggul dan kendaraan pada Kamis (11/02/2021). ‘’Masyarakat melaporkan jika pembakaran terjadi sekitar pukul 14.00 WIT, setelah dilakukan pengecekan yang dibakar adalah dua unit kendaraan 1 unit kendaraan pick up dan satu mobil truk serta camp dibakar,’’ terang Saragih.
Selain ke Camp PT Unggul aparat keamanan juga mengecek lokasi tempat dibunuhnya tukang ojek Rusman pada Selasa (09/02/2021) di Jalan Pinggir Kampung Jenggerpaga. Tukang ojek dikeroyok sekitar 6 orang sebelum meninggal dunia di tempat.
Akibat kejadian yang berturut-turut tersebut aparat kemanan di Puncak memperketat pengamanan. **














