Peserta PPU di Wamena Mengaku Puas dengan JKN KIS

Leli Marlen, Peserta JKN KIS di Jayawijaya. (Foto: Humas BPJS Kesehatan Kantor Cabang Wamena)

Oleh: Vina Rumbewas|

PAPUAInside.com – Leli Marlen (41) adalah seorang peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) dari segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) yang menjalani profesinya sebagai salah satu karyawan di kantor Trigana Air Wamena. Saat ditemui hari di tempat kerjanya, Sabtu (15/08), Leli tanpa segan menceritakan pengalamannya menggunakan kartu JKN-KIS sejak 2017 silam.

Leli mengaku puas dengan layanan Program JKN-KIS yang pernah ia rasakan saat menjalani operasi persalinan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wamena. Dengan menunjukkan kartu JKN-KIS, ia langsung dilayani tanpa membayar sepeser pun saat menjalani pengobatan di RSUD Wamena.

“Manfaat dari Program JKN-KIS yang saya rasakan sangat memuaskan, karena pelayanan di Puskesmas Wamena Kota sampai di RSUD Wamena sangat baik. Di kala itu, saya sedang menjalani operasi caesar anak saya yang ketiga. Setelah adanya kontraksi dan rasa nyeri yang sudah tidak tertahankan lagi, akhirnya saya langsung menuju rumah sakit untuk menjalani operasi secara caesar,” tutur Leli.

Ketika menjalani pemeriksaan di fasilitas kesehatan, petugas medis langsung secara tanggap menanyakan keluhan yang ia rasakan sehingga ia bisa mendapatkan pengobatan secara intensif. Ia juga mendapat banyak informasi untuk menjaga kondisi fisik tubuh tetap prima dalam menjalani masa kehamilan sampai dengan proses melahirkan.

“Beberapa hari yang lalu, saya mendapatkan informasi dari petugas BPJS Kesehatan tentang layanan informasi BPJS Kesehatan Care Center 1500 400 dan juga manfaat dari penggunaan fitur layanan aplikasi Mobile JKN,” tambahnya.

Ia pun terkagum-kagum mengetahui bahwa seiring dengan perkembangan zaman, ia juga dapat menunjukkan KIS Digital saat berobat yang bisa diunduh melalui aplikasi Mobile JKN. Ia juga baru mengetahui manfaat lain dari Mobile JKN, mulai dari mengecek jadwal operasi, tagihan iuran, dan juga mengganti fasilitas kesehatan.

“Semoga manfaat dari layanan JKN-KIS tersebut dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat di Kabupaten Jayawijaya,” tutupnya. **