Oleh: Ignas Doy I
PAPUAInside.com, JAYAPURA—Jubir Satgas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Provinsi Papua, dr. Silwanus Sumule, Sp.OG (K), menegaskan, dari 830 ODP di kota Jayapura belum semua melakukan rapid test, untuk memastikan seseorang positif Covid-19 atau tidak.
Demikian disampaikan Jubir Satgas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Provinsi Papua, dr. Silwanus Sumule, Sp.OG (K), yang dikonfirmasi saat menyampaikan keterangan pers secara virtual dari Media Center Satgas Covid-19 Provinsi Papua, Kota Jayapura, Jumat (12/06/2020),
Update sementara jumlah kasus Covid-19 di Provinsi Papua per Jumat (13/06/2020) pukul 18.20 WIT, tertinggi di kota Jayapura sebanyak 43,1 persen. Bahkan kota Jayapura masuk 5 besar prevalensi tertinggi di seluruh Indonesia.
Masing-masing 591 kasus positif, dirawat 522 orang, sembuh 61 orang, meninggal 8 orang, ODP 830 orang dan PDP 84 orang.
Silwanus mengakui, tingginya jumlah kasus Covid-19 di kota Jayapura ini memiliki potensi besar dan dalam waktu yang singkat menular ke orang lain disekitarnya.
Meski demikian, jelasnya, Tim Satgas Covid-19 Provinsi Papua, Tim Gugus Tugas Covid-19 kota Jayapura, Dinas Kesehatan Provinsi Papua, Dinas Kesehatan Kota Jayapura dan TNI/Polri terus bekerjasama dan mengambil langkah-langkah, antara lain segera memastikan kondisi 830 ODP di kota Jayapura tersebut. **














