Oleh: Nethy DS|
PAPUAInside.com, JAYAPURA— Hari pertama rapid test yang diikuti 290 sopir taksi yang beroperasi di wilayah Kota Jayapura, Kamis (04/06/2020) di Terminal PTC Entrop, 14 orang diantaranya reaktif.
Rapid test ini ditargetkan mencapai 745 sopir taksi.
‘’Dari 290 sopir angkot yang mengikuti rapid test 14 diantaranya reaktif,’’ terang Juru Bicara gugus Penanganan Pencegahan Penyebaran Covid-19 Kota Jayapura Dokter Ni Nyoman Sri Antari, Jumat (05/04/2020).
Rapid test akan dilanjutkan Jumat (05/06/2020) di Terminal PTC Entrop. ‘’Rapid akan terus dilakukan sampai target tercapai, hari pertama kami hanya bisa mencapai 290 sopir karena adanya pembatasan waktu beraktivitas,’’ jelas Antari yang juga Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura.
14 sopir yang dinyatakan reaktif tersebut diminta melakuan isolasi mandiri sambil menunggu pengambilan sample swab untuk selanjutnya pemeriksaan melalui metode PCR (Polymerase Chain Reaction). ‘’Sample swab akan diperiksa di laboratorium menggunakan metode PCR untuk memastikan apakah betul positif covid-19,’’ terangnya.
Menurut Antari rapid test dilakukan untuk menemukan kasus lebih awal dan segera melakukan penanganan. ‘’Kita masih terus berupaya keras menemukan kasus lebih awal dengan melakukan rapid massal,’’ jelasnya.
Untuk secepatnya mengetahui hasil test swab setelah seseorang dinyatakan reaktif menurut Antari menunggu waktu cukup lama karena terkendala ketersediaan VTM (Virtual Transport Media) berupa tabung untuk membawa swab atau hapusan tenggorokan dan hapusan hidung.
‘’Yang masih menjadi kendala bagi kami adalah ketersediaan VTM untuk swab yang terbatas, mudah-mudahan segera bisa kita atasi,’’ jelasnya.
Sampai saat ini kata Antari masih ada 374 sample swab yang masih menunggu hasil pemeriksaan PCR dan masih ada sebanyak 149 hasil reaktif yang akan diambil sample, belum termasuk jumlah 14 sopir taksi yang dinyatakan reaktif.
Data kasus covid di Kota Jayapura saat ini, jumlah kumulatif pasien positif 384 yang sedang menjalani perawatan 329 orang, sembuh 47 orang dan meninggal dunia 8 orang, PDP 25 orang, ODP 463 dan OTG 383. **













