717 Honorer Kantor Gubernur Papua Barat Terima SK Pengangkatan ASN

Penjabat Gubernur Papua Barat Komjen Pol (Pur) Drs Paulus Waterpauw, M.Si menyerahkan SK Pengangkatan ASN kepada 717 tenaga honorer di Kantor Gubernur Papua Barat. (foto: ist)

PAPUAInside.id, MANOKWARI – Gubernur Papua Barat Komjen Pol (Pur) Drs Paulus Waterpauw, M.Si menyerahkan SK pengangkatan 717 tenaga honorer di lingkup Kantor Gubernur Papua Barat menjadi ASN (Aparatur Sipil Negara), Jumat (21/07/2023) di Arfai, Manokwari.

Penyerahan SK ini menjadi telah mewujudkan mimpi panjang mereka untuk menjadi seorang ASN.

717 honorer yang diangkat sebagai PNS dan 81 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Tenaga Kesehatan (PPPK) yang diserahkan oleh Penjabat Gubernur Papua Barat Komjen Pol (Pur) Drs Paulus Waterpauw, Msi dalam satu upcara ASN dilingkup pemerintah provinsi Papua Barat.

Walau hujan mendera namun mereka tampak  begitu menikmati dan bersukur atas penerimaan SK. “Hidup gubernur, ” teriak seorang peserta upacara. Disambut tepuk tangan. Tampak dari beberapa mereka terharu dan berlinang airmata usai upacara.

‘’Saya lihat ini hujan berkat, di saat saya mau menyampaikan turun hujan, setelah sudah mau selesai upacara hujannya berhenti itu menandakan berkat,’’ ujar Penjabat Gubernur Papua Barat, Komjen Pol (Purn) Drs. Paulus Waterpauw, M.Si yang ditemui wartawan seusai penyerahan SK di Kantor Gubernur.

‘’Yang kedua tentu saya mengucapkan selamat kepada 117 PNS kemudian juga 81 saudara-saudara P3K kesehatan atas amanah sekaligus manadat yang diberikan dalam SK pengangkatan mereka masing-masing,’’ sambung Paulus Waterpauw.

Gubernur Waterpauw berharap dengan penerimaan SK ini mudah-mudahan PNS itu terus mendedikasikan, pengabdianya  dirinya kepada bangsa, negara dan masyarakat.

‘’Sepintas saya lihat mereka sangat senang, saya ikut bangga, bersyukur terhadap apa yang mereka peroleh, kita akan memproses apa yang menjadi hak-hak mereka, memproses apa yang menjadi kewajiban kami dan mereka,’’ kata Paulus Waterpawuw.

Artinya, menurut Paulus, ketika ASN itu baik pemerintah akan mengatakan ASN baik, dan ketika tidak memenuhi syarat pemerintah akan menyampaikan, bahwa itu tidak memenuhi syarat, itu saja.

‘’Menurut saya kalau kita semua mengerti, memahami tugas dan tangungjawab tidak ada halangan, tidak ada hambatan, bahkan ini menjadi motivasi untuk mereka berkarya dan mengabdi kepada masyarakat,’’sebut Waterpauw.

Paulus mengatakan, Papua Barat memiliki 7 kabupaten yang hadir, masyarakat yang meminta pelayanan di Papua Barat.

‘’Sekali lagi selamat untuk teman-teman yang sudah diangkat menjadi PNS dan menjadi anggota P3K,’’ ujarnya.**

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *