Oleh: Vina Rumbewas
PAPUAInside.com WAMENA — Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayawijaya dr Willy Mambieuw, SpB mengungkapkan bahwa Jayawijaya baru akan menerima 1.028 Vaksin Sinovac pada Maret 2021 nanti, karena Jayawijaya masuk dalam tahap ke dua pendistribusian vaksin Covid-19 tersebut.
Pendistribusian tahap pertama hanya akan didistribusikan di dua kabupaten dan satu kota di Provinsi Papua, yakni Kabupaten Jayapura, Kabupaten Mimika, dan Kota Jayapura.
“ Kuota vaksin untuk Jayawijaya dari daftar yang kita kirimkan, maka kita akan dapatkan 1.028 vaksin yang diperuntukan untuk tenaga medis dan 10 orang pejabat publik di Kabupaten Jayawijaya,” ungkapnya, Kamis (15/01/2021).
1.028 vaksin tersebut, tidak semua tenaga medis akan mendapatkan vaksin meskipun Nomor Induk Pegawai mereka terdaftar di Kementrian kesehatan, sebab bagi tenaga kesehatan yang kesehatannya kurang memungkinkan tidak bisa divaksinasi.
“Jadi semua Nakes itu bisa di vaksin, meskipun sudah terdaftar, karena jika dari mereka ada yang kondisi kesehatannya kurang fit maka tidak bisa divaksinasi,” bebernya.
Dalam pemberian vaksin bagi nakes dan 10 orang pejabat publik pun tidak serta merta langsung diberikan tetapi harus dilakukan pemeriksaan kesehatan.
“Jadi vaksinasi yang saat ini dilakukan pemerintah, semua dilakukan secara bertahap dulu, tidak sekaligus, meskipun vaksin itu sudah berada di Papua namun kita belum mendapatkan jatah, nanti kita tunggu saja untuk tahap ke II pendistribusian vaksin itu,” pungkasnya. **














