1.000 Warga Ber-KTP Tolikara di Jayapura Terima Bama dari Bupati Wanimbo

upati Tolikara Usman G Wanimbo memberikan bantuan bahan makan secara simbolis kepada warga Tolikara di Kabupaten Jayapura. (Foto : Faisal Narwawan)

Oleh: Faisal Narwawan|

PAPUAinside.com, JAYAPURA – Pemerintah Kabupaten Tolikara memberikan bantuan bahan makanan kepada warga yang ber-KTP Tolikara yang saat ini tertahan di Kabupaten Jayapura, Kabupaten Keerom dan Kota Jayapura.

Kurang lebih ada 1.000 bantuan makanan akan disalurkan dengan beberapa tahapan kepada masyarakat tersebut.

Tahapan pertama, terdapat 400 an bahan makanan yang disalurkan kepada Warga Tolikara di Kabupaten Jayapura.

Bantuan tersebut dibagikan langsung Bupati Tolikara Usman G Wanimbo bertempat di kantor Perwakilan Pemerintah kabupaten Tolikara, di Sentani Kamis (28/05/2020) siang.

Kepada wartawan Usman G Wanimbo mengatakan bahwa walaupun diberikan kepada masyarakat yang ber-KTP Tolikara, pihaknya memastikan bantuan juga menyentuh masyarakat asal Tolikara yang berdomisili di Kota dan Kabupaten Jayapura. Hal tersebut dikatakannya mengingat warga di 3 kabupaten/kota asal Tolikara tersebut selama ini tinggal bersama keluarganya yang ber KTP Jayapura.

“Tidak dibedakan, mereka ini kan tertahan karena tidak ada penerbangan dan tinggal di kerabatnya yang berdomisili di sini jadi yang tak  ber KTP Tolikara juga ikut terbantukan apa lagi paket bantuan yang kami berikan cukup banyak, ada seribu paket,” ujar Usman Wanimbo usai menyerahkan bantuan secara simbolis.

Bantuan tahap pertama dilakukan di Sentani dengan alasan banyaknya warga Tolikara di kabupaten tersebut. “Besok kami akan salurkan kembali di Kota Jayapura sekitar 200 paket bantuan dan Keerom,” katanya lagi.

Kabupaten Tolikara sendiri saat ini dikategorikan daerah hijau atau bersih dari Covid-19.

Meski begitu persiapan fasilitas untuk pasien Covid-19 sudah disiapkan termasuk pelaksanaan rapid test bagi yang melintas di jalan utama Tolikara.

“Rumah sakit lama kita sudah rehab untuk pasien Covid. Di Tolikara tidak ada pembatasan sosial, kami minta masyarakat berkebun dan ada pembatasan orang yang masuk,” kata bupati lagi.

Selain memberikan bantuan makanan kepada masyarakat asal Tolikara, Pemda Tolikara juga saat ini sedang menyalurkan bantuan kepada mahasiswa Tolikara di kota studi seluruh Indonesia.

“Sudah 30 persen penyalurannya, kami masih terus lakukan penyaluran untuk adik-adik mahasiswa sekaligus kami mendata mereka, kami percepat seminggu target bantuan ke mereka sudah tersalurkan semua,” tutupnya. **