Oleh: Vina Rumbewas |
PAPUAInside.com, WAMENA – Puluhan warga Kampung Ninabua Distrik Asolokobal mendatangi gedung otonom Wenehule Huby, Selasa (06/10/2020).
Kedatangan puluhan warga ini untuk melakukan protes dan meminta agar Bupati Jayawijaya segera mengganti kepala kampung Ninabua yang dinilai telah menyalahgunakan bantua-bantuan yang selama ini diberikan pemerintah.
Koordinator Aksi, Yali Wuka mengatakan bahwa kepala kampung tersebut selama ini tidak transparan dan penyalahgunaan dana bantuan ini telah terjadi beberapa kali.
“Selama menjadi pjs (pejabat sementara) Kepala Kampung Ninabua, dia tidak pernah trasparan dalam penggunaan dan penyaluran dana kampung kepada masyarakat, termasuk penyaluran dana bantuan Covid-19 dan BLT,” beberYali Wuka.
Menurut Yali, kepala kampung tersebut juga sempat menggelapkan dana bantuan senilai 65 juta, dan juga dana desa Kampung Ninabua.
“Berdasarkan data kami, sejak dia menjadi pjs kepala kampung Ninabua, dia sudah menggelapkan dana kampung dan dana bantuan lainnya yang jika ditotal senilai 536 juta,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Perencanaan Keuangan dan Aset Kampung Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) Kabupaten Jayawijaya, Lepinus Gombo yang menerima aspirasi warga Kampung Ninabua, mengungkapkan bahwa permasalahan ini beberapa kali telah diupayakan untuk diselesaikan di kampung namun karena kepala kampung tersebut tidak hadir sehingga warga mendatangi kantor pemerintahan untuk menyampaikan aspirasi.
“Aspirasi masyarakat terkait pergantian kepala kampung telah kami tampung begitu juga dengan beberapa masukan dan usulan,” jelasnya.
Namun lanjut Lepinus, hal ini tentu akan dilaporlan kepada pimpinan dalam hal ini Bupati Jayawijaya, dan hal tersebut akan diputuskan oleh bupati.**














