Oleh: Faisal Narwawan|
PAPUAinside.com, JAYAPURA – Kapolda Papua Irjen Pol Drs. Paulus Waterpauw mengatakan, tujuh terduga teroris yang diamankan di Sentani telah diterbangkan ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut.
“Dalam upaya penegakan hukum harus ada bukti dan tak sembarang tangkap orang. Hasilnya ya sudah diamankan dan kemarin (Senin 16/12) sore sudah diterbangkan ke Jakarta,” ungkap Paulus Waterpauw, Selasa (17/12/2019).
Kapolda Papua lebih lanjut mengatakan, tujuh terduga teroris tersebut di Papua dalam rangka latihan dan sedang melarikan diri dari asalnya termasuk di Medan dan Lampung.
“Informasi yang kami dapatkan seperti itu, mereka di sini baru berlatih dan memang kelompok mereka ini lari dari daerahnya,” lanjut Waterpauw.
Kelompok ini kata Kapolda masuk ke Jayapura bukan sekaligus melainkan bertahap.
“Mereka datang satu-satu, banyak kaver yang mereka pakai, ya buka usaha dan lainnnya,” ujarnya lagi.
Untuk itu kepada masyarakat Papua pihaknya meminta agar lebih proaktif dalam bermasyarakat.
“Kalau ada yang mencurigakan, datang ke rumah kos, jarang berinteraksi dan lainnya, ya kami minta masyarakat ikut kerjasama,” harapnya.
Untuk mewaspadai kejadian yang tak diinginkan, dalam momen Natal dan Tahun baru 2020 Polda Papua terus meningkatkan keamanan di berbagai tempat, termasuk Kantor Kepolisian dan juga rumah ibadah.
“Anggota juga dingatkan untuk waspada dan membangun kerjasama dengan berbagai pihak demi keamananan dan kenyamanan di Papua,” tutupnya.
Sebelumnya, 5 Desember 2019 Densus 88 Polri menangkap tersangka teroris di Perumahan Grand Doyo Sentani.
Terduga teroris tersebut selama ini berprofesi sebagai penjual ayam grepek dan penjual es keliling. **














