Total Rp 39 Miliar BLT DD Beredar di Puncak

Bupati Puncak Willem Wandik, SE, MSi, saat menyerahkan secara simbolis dana BLT DD kepada para Kepala Kampung di Distrik Beoga, Sinak dan Agandugume, Rabu (15/12/2021). (Foto: Dok/Diskominfo Puncak)

Oleh: Makawaru da Cunha  I

PAPUAinside.com,  ILAGA—Bupati Puncak Willem Wandik, SE, MSi menggelar  program Turun Distrik (Turdis), untuk memantau langsung penyerahan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa  atau BLT DD Tahap II dan III  total Rp 39 miliar lebih, untuk warga di di 25 Distrik, 206 Kampung sejak Rabu (15/12/2021) menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Bupati Puncak Willem Wandik, turdis memantau pendistribusian BLT DD di sejumlah distrik induk, untuk mewakili 25 distrik di kabupaten Puncak, yaitu Distrik Beoga, Distrik Sinak, Distrik Agandugume.

Sementara Distrik  Doufo dan Dorvos diwakili Asisten III Sekda Kabupaten Puncak Alpon Newegalen, SPAK.

Kegiatan turdis ini dilakukan menggunakan pesawat terbang milik Pemkab Puncak, Rabu (15/12/2021), diawali dari distrik Beoga, selanjutnya ke distrik Sinak lalu ke distrik Agandugume.

Penyerahan BLT DD disambut suka cita waarga kampung, terbukti mereka memadati ibukota distrik, bahkan ada yang rela berjalan kaki dari kampung ke distrik, untuk mendapatkan BLT DD.

Menurut Bupati Puncak, program BLT DD  ini adalah bukti bahwa negara tak meninggalkan warganya.

Negara selalu hadir di saat warganya sedang susah, karena Covid-19, BLT DD ini tujuannya sebagai skema pemulihan ekonomi nasional, yang diharapkan dengan diperpanjang masa program BLT DD dapat meminimalkan dampak ekonomi bagi masyarakat yang diakibatkan pendemi Covid-19.

“BLT DD ini ada karena ada Covid-19, sehingga pemerintah membantu, nanti selesai Covid-19, maka program BLT DD ini juga dengan sendirinya berakhir. Tapi program kegiatan kampung tetap berjalan,” ungkapnya.

Menurut   Bupati,  ia hadir  langsung ke distrik, untuk mengawasi penyerahan dana kampung, namun yang melaksanakan penyerahan atau pendistribusian BLT DD ini tetap ditangan kepala kampung, karena mereka yang tahu data  warganya.

Hanya saja para kepala kampung meminta pihaknya untuk memfasilitasi pendistribusian dana kampung ini, lantaran ke kampung harus menggunakan pesawat udara, biaya sewa pesawat cukup besar.

“Kepala kampung sampaikan bahwa mereka tidak ada dana untuk carter pesawat, sehingga kami membantu mengantar dana ini, sekaligus mengawasi langsung penyerahan dana kampung ini, agar benar-benar tetap sasaran,” tuturnya.

Ia berharap kepada masyarakat, agar memanfatkan dana ini dengan baik, apalagi menjelang Nataru, mama-mama bisa menggunakan dana untuk mempersiapkan dapur menyambut kelahiran Yesus Kristus, tanpa ada masyarakat yang lapar.

Bupati Puncak Willem Wandik, SE, MSi, saat menerima ucapan Natal dari dua orang warga. (Foto: Dok/Diskominfo Puncak)

Sementara itu, Koordinator Tenaga Pendamping Profesional Kementerian Desa Kabupaten Puncak Aris Mendila menjelaskan total penyerahan BLT DD tahap II dan tahap III terhitung dari Juni- Desember 2021 sebesar Rp 39.036.900.000 atau Rp 39 miliar lebih, dengan total Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sebanyak 18.589 Kepala Keluarga.

“Total BLT DD yang diserahkan terhitung sejak Juni- Desember 2021 totalnya ada  7 bulan, dengan rincian Rp 300 ribu/bulan, dikali tujuh bulan, berarti satu KK menerima BLT DD berjumlah Rp 2.100.000/KPM,” jelasnya.

Katanya, sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Puncak juga sudah menyerahkan dana BLT DD tahap pertama dari Januari-Mei sebesar Rp 27.883.500.000, juga untuk 18.589 KK KPM.

Dalam penyerahan  BLT DD ini, Bupati Puncak didampingi Kapolres Puncak Kompol I Nyoman Punia, Ketua PKK Puncak Ibu Elpina K Wandik, dan Asisten III Sekda Puncak Alpon Newegalalen, SPAK serta Sekretaris Dinas Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) Puncak. (Diskominfo Puncak)