Tokoh Agama Papua Kecam Kekerasan KKB di Yahukimo, Dukung Polri Tindak Tegas Pelaku

Tokoh Agama Papua, Pdt. Yones Wenda. (Foto: Istimewa)

Oleh: Faisal Narwawan  I

PAPUAINSIDE.ID, JAYAPURA—Tokoh Agama Papua, Pdt. Yones Wenda, menyampaikan seruan keras sekaligus dukungan terhadap langkah penindakan tegas atas tindakan kekerasan yang dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) terhadap masyarakat sipil di Kabupaten Yahukimo.

Dalam pernyataannya, Pdt. Yones menegaskan bahwa aksi kekerasan yang menyasar warga tak berdosa tidak dapat dibenarkan dalam bentuk perjuangan apa pun, karena justru melukai rakyat Papua sendiri.

“Saya Pendeta Yones Wenda, Tokoh Agama Papua menyampaikan seruan hati kepada saudara-saudara saya yang tergabung dalam KKB di Wilayah Yahukimo. Himbauan ini lahir dari kepedulian sebagai sesama anak Papua dan sebagai hamba Tuhan yang terpanggil menjaga nilai kemanusiaan dan kehidupan,” ujar Pdt. Yones Wenda, Rabu (4/2/2026).

Ia menekankan bahwa masyarakat sipil seperti ibu-ibu, anak-anak, orang tua, tenaga pendidik, dan tenaga kesehatan bukanlah musuh, melainkan bagian dari keluarga besar Papua yang harus dilindungi.

“Janganlah perjuangan dilakukan dengan cara yang mengorbankan masyarakat sipil. Mereka bukan musuh. Mereka adalah keluarga kita sendiri, darah daging Tanah Papua yang Tuhan percayakan untuk kita lindungi, bukan untuk disakiti,” tegasnya.

Pdt. Yones juga menyampaikan bahwa kekerasan tidak akan membawa keadilan, melainkan hanya meninggalkan trauma panjang dan memperpanjang rantai dendam di tengah masyarakat.

“Kekerasan tidak akan melahirkan keadilan, dan senjata tidak akan menumbuhkan harapan. Setiap nyawa yang hilang meninggalkan luka mendalam dan menjauhkan kita dari damai sejahtera,” katanya.

Menurutnya, apabila tujuan perjuangan adalah martabat dan masa depan Papua, maka jalan yang ditempuh harus bermoral, beradab, serta menghormati hak hidup manusia.

“Jika tujuan perjuangan adalah martabat dan masa depan Papua, maka jalan yang ditempuh harus mencerminkan nilai itu: beradab, bermoral, dan menghormati hak hidup manusia,” lanjutnya.

Ia pun mengajak kelompok bersenjata untuk menghentikan segala tindakan yang menyasar warga sipil dan memilih cara-cara yang lebih manusiawi serta bermartabat.

“Saya mengajak saudara-saudara untuk memilih cara yang lebih baik, hentikan tindakan yang menyasar warga sipil. Perjuangan yang menjunjung tinggi kemanusiaan akan lebih didengar dan dihormati,” ucap Pdt. Yones.

Di akhir pernyataannya, Pdt. Yones Wenda menyerukan doa bagi pemulihan Yahukimo dan Tanah Papua agar kembali hidup dalam damai, keadilan, dan kasih.

“Kiranya Tuhan melembutkan hati kita semua, menuntun langkah kita pada kebijaksanaan, dan memulihkan Tanah Yahukimo dalam damai, keadilan, dan kasih. Tuhan memberkati Tanah Papua. Tuhan memberkati Yahukimo.” **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *