Oleh: Ignas Doy I
PAPUAInside.com, JAYAPURA—Tim Satgas Pengendalian Pencegahan Penanganan Covid-19 Provinsi Papua menyiapkan sejumlah pesawat cargo dari Bandara Sentani, Jayapura, untuk mengangkut sampel darah dan dahak Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 di rumah sakit rujukan di masing-masing kabupaten.
Demikian disampaikan Jubir Satgas Pengendalian Pencegahan Penanganan Covid-19 Provinsi Papua, dokter Silwanus Sumule, saat jumpa pers via Zoom Streaming Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Papua, Skyland, Kota Jayapura, Selasa (14/04/2020).
Ada 16 rumah sakit rujukan pasien Covid-19 dari total 45 rumah sakit, yang tersebar di seluruh provinsi Papua.
Silwanus mengatakan, hal ini untuk mempercepat penanganan pandemi Covid-19 di Bumi Cenderawasih.
Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Papua ini menjelaskan, sesuai prosedur ketika ada kabupaten dan kota, setelah hasil pemeriksaan rapid test PDP.
“Sampel darah dan dahak PDP tersebut akan diteliti di Balitbangkes Papua di Jayapura,” ujar Silwanus.
Hingga Selasa (14/04/2020) pukul 19.00, sudah dilakukan tes Polymerase Chaim Reaction (PCR) sebanyak 360 sampel.
Dikatakannya, pengiriman spesimen menggunakan Viral Transport Medium (VTM) atau wadah untuk pengiriman sampel darah dan dahak PDP.
“Spesimen tersebut disimpan dalam Freezer -20 C dalam kondisi beku, VTM berwarna kuning berarti normal. Jika akan digunakan dicairkan terlebih dahulu. Dan hindari beku-cair. Jika Frezze-Thaw berarti VTM rusak,” tuturnya.
Menurutnya, pihaknya mengalami masalah serius terkait keterbatasan penerbangan, untuk mengangkut sampel darah dan dahak PDP Covid-19 di masing-masing kabupaten.
Namum demikian, terangnya, masalah ini perlahan diatasi, setelah sejumlah maskapai penerbangan yang telah bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua, bersedia mengangkut sampel darah dan dahak PDP di kabupaten di provinsi Papua. **














