Tiga Anggota Kodap XV Ngalum Kupel Kembali ke NKRI, Serahkan Satu Senpi

Anggota Kodap XV Ngalum Kupel menggelar upacara penyerahan diri dan kembali ke pangkuan Indonesia. (Foto: Satgas Swasembada Kiwirok)

Oleh: Faisal Narwawan I

PAPUAINSIDE.ID, JAYAPURA—Upaya persuasif Satgas Jajaran Koops Swasembada di Distrik Kiwirok yang mengedepankan dialog, pembinaan, serta sentuhan kemanusiaan membuahkan hasil nyata.

Ditandai dengan kembalinya tiga anggota Kodap XV Ngalum Kupel. Mereka menyatakan diri kembali ke pangkuan NKRI, Sabtu (14/2/2025).

Selain itu, tiga anggota dari Kelompok Krimimal Bersenjata (KKB) tersebut juga menyerahkan satu pucuk senjata pabrikan jenis Engkle Loop yang sebelumnya kerap digunakan untuk melancarkan gangguan keamanan di wilayah Distrik Kiwirok.

Capain ini adalah yang kesekian kalinya ditorehkan Koops Swasembada dalam menjaga stabilitas keamanan di Papua Pegunungan. Setelah sebelumnya berhasil melumpuhkan Pangkodap XV Ngalum Kupel, Lamek Alipky Taplo bersama tiga anggotanya pada 19 Oktober 2025, pendekatan humanis terus digencarkan secara konsisten kepada anggota dan simpatisan kelompok tersebut.

Melalui rilis resmi, pihak Swasembada menyatakan bahwa total sebanyak 17 orang anggota Kodap XV Ngalum Kupel kini telah mendeklarasikan diri kembali ke NKRI. Mereka memilih meninggalkan konflik dan menatap masa depan baru dengan hidup damai serta berupaya mencari pekerjaan tetap demi kehidupan yang lebih baik.

Pangkoops Swasembada, Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito, menyampaikan harapannya agar langkah ini menjadi titik balik bagi wilayah Kiwirok.

“Besar harapan kami agar masyarakat yang masih tergabung dalam kelompok OPM menghentikan peperangan dan memilih hidup damai, bergandengan tangan demi kemajuan Distrik Kiwirok dan Papua,” ujarnya.

Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa pendekatan humanis dan komunikasi yang berkelanjutan mampu membuka jalan rekonsiliasi, sekaligus memperkuat harapan akan terciptanya situasi yang aman dan kondusif di Pegunungan Bintang. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *