Oleh: Makawaru da Cunha I
PAPUAinside.com, JAYAPURA—Gubernur Papua Lukas Enembe, diwakili Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekda Papua, Y. Derek Hagemur, membawa dan menyerahkan tanah, air dan anakan matoa kepada Presiden Joko Widodo atau Jokowi dalam Ritual Kendi Nusantara di Titik Nol IKN, Kalimantan Timur (Kaltim).
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Papua, Jerry Yudianto yang dikonfirmasi Senin (14/3/2022) tak menjelaskan alasan ketidakhadiran Gubernur Papua, untuk upacara penting ini.
Jerry mengatakan, tanah dan air dari Bumi Cenderawasih merupakan simbol dari 29 kabupaten/kota, yang ada di Provinsi Papua mendukung pembangunan IKN Nusantara di Kaltim.
“Air yang kami bawa ditempatkan pada sebuah jiwag atau sempe, sejenis kendi yang merupakan wadah untuk mengambil air bagi masyarakat Papua Jiwag dibungkus dengan noken, sebagai tas anyaman asli Papua,” katanya.
Jerry menjelaskan jiwag terbuat dari tumbuhan labu melalui proses pembakaran untuk mengeluarkan isi labu hingga menjadi meras.
“Pemprov Papua juga membawa pohon matoa yang merupakan species tumbuhan yang banyak tumbuh di Papua. Kami berharap pohon matoa bisa tumbuh di IKN dengan karakter tanah yang sama dengan Papua,” ujar Jerry.
Berdasarkan siaran pers Sekretariat Presiden, para gubernur dipanggil satu per satu utuk menyerahkan tanah dan air, yang dibawa dari wilayahnya kepada Jokowi.
Selanjutnya, Jokowi menuangkan tanah dan air itu ke sebuah gentong untuk disatukan.
Selain Papua, kehadiran Gubernur Banten Wahidin Halim juga diwakili Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy.
Gubernur Bali I Wayang Koster juga tak hadir dalam prosesi penyerahan tanah dan air di IKN Nusantara. Dia diwakili oleh Wakil Gubernur Bali Tjok Oka Artha.
Tanah dan air dari provinsi Bangka Belitung diserahkan Wakil Gubernur Abdul Fatah. Hal ini karena Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman absen.
Lalu, Gubernur Gorontalo Ruslie Habibie dan Gubernur Sugianto Sabran juga tak hadir. Kehadiran mereka diwakili masing-masing wakil gubernur. **














