Oleh: Faisal Narwawan I
PAPUAinside.com, JAYAPURA–Musyawarah Daerah (Musda) V Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kota Jayapura sukses digelar pada Sabtu (9/4/2022). Musda tersebut membawa angin segar bagi pemuda, setelah kurang lebih delapan tahun sempat vakum.
Silas Thom Rumbewas terpilih secara sah dalam Musda V tersebut, setelah memperoleh suara terbanyak. Ia akan menahkodai DPD KNPI Kota Jayapura periode 2022-2025.
Ketua Panitia Penyelenggara Yops Itlay kepada wartawan mengatakan, Musda DPD KNPI Kota Jayapura berjalan lancar dengan berbagai tahapan, meski sempat deadlock atau jalan buntu pada 30 Pebruari 2022 lalu.
Setelah pemilihan, Silas Thom Rumbewas berhasil meraih total 38 suara dari 74 peserta penuh dalam Musda penyatuan kedua versi tersebut.
Kata Yops Itlay, musyawarah telah melalui tahapan-tahapan baik dari pendaftaran OKP/OKPI hingga pelaksanaan Rapimpurda dan pendaftaran bakal calon.
Terdapat 5 bakal calon yang mengambil formulir dan mengembalikan kepada panitia OC/SC. Panitia selanjutnya memverifikasi dan menyatakan salah satu calon gugur, karena tak memenuhi syarat.
“Empat calon akhirnya maju dan pimpinan sidang menetapkan bung Silas Thom Rumbewas sebagai Ketua DPD KNPI Kota Jayapura 2022-2025 . Keempat calon juga sudah menandatangani pakta integritas bersama juga OKP/OKPI di Kota Jayapura,” jelas Yops Itlay kepada wartawan di Abepura, Senin (11/4/2022).
Bobby Awi Ketua Carateker KNPI Kota versi Albert G. Wanimbo yang juga selaku Ketua Panitia Pengarah/SC dalam Musda itu mengatakan, pihaknya telah melakukan semua tahapan baik OKP dan bakal calon sehingga penetapan ketua KNPI kota Jayapura telah sah.
“Awalnya ada 34 peserta penuh dan 30 peserta peninjau, tapi dalam pelaksanaan Rapimpurda Kota Jayapura pimpinan sidang menetapkan bahwa peserta penuh dalam Musda adalah 74 OKP. SC juga menetapkan dari 5 kandidat bakal calon yang lolos adalah 4 orang,” jelas Bobby Awi di kesempatan yang sama.
Adapun kelima kandidat disebutkan yaitu Bung Dionisius Deda, Bung Matias Merahabia, Bung Fileh Ireeuw, Bung Alberto Itaar dan Bung Silas Thom Rumbewas. Selanjutnya Bung Matias Merahabia dinyatakan gugur.
“Dalam pelaksanaan pemilihan, kandidat nomor urut 1 Bung Dionisius Deda tidak mendapatkan suara, nomor urut dua Bung Alberto Itaar mendapat dua suara, Bung Fileh Ireeuw mendapatkan 31 suara dan Bung Silas Thom Rumbewas mendapatkan 38 suara, ” jelas Bobby lagi.
Ia menegaskan bahwa kedua versi KNPI baik AGW maupun Amin Ngabalin telah bersepakat untuk mengakui hasil Musda KNPI Kota Jayapura.
“Pakta integritas ini adalah bukti bahwa kami kedua versi tidak akan pernah mengakui Musda tandingan yang dibuat siapapun. Kami kedua versi mengakui bahwa yang terpilih adalah saudara bung Silas Thom Rumbewas,” tegasnya.
Hal senada ditambahkan Abdul Reliubun selaku Ketua Pimpinan Sidang tahap pemilihan dalam Musda itu.
“Saya jelaskan lagi, terdapat 74 OKP, satu OKP tidak hadir yaitu Patriot Bela Bangsa, Kohati hadir, tapi tidak memilih dan satunya lagi dinyatakan hangus yakni Pemuda Muhammadiyah, karena keluarkan dua mandat. Sehingga suara sah ada 72 suara,” ungkapnya.
Ia mengapresiasi Pemerintah Kota Jayapura, karena telah menyatukan KNPI di wilayah kota, dimana hanya Kota Jayapura se Papua yang tak terjadi dualisme.
“Kota Jayapura hanya satu dan tak ada Musda tandingan, apa lagi pakta integritas telah dibuat,” lanjutnya.
Sementara, Opinus Sogoneap Ketua GMKI Cabang Kota Japura yang juga majelis pimpinan sidang perwakilan Cipayung pun mengapresiasi Walikota Jayapura Benhur Tomi Mano.
“Kami perwakilan Cipayung membenarkan pakta integritas bahwa tidak ada lagi KNPI tandingan di Kota Jayapura,” ungkapnya.
Ia pun mengharapkan tak ada lagi KNPI tandingan di Kota Jayapura dan kandidat yang terpilih dapat merangkul semua pemuda di Kota Jayapura.
“Pakta integritas akan kami serahkan kepada pak Walikota, semoga dalam waktu dekat bisa dilantik KNPI Kota Jayapura,” tutupnya. **














